Bakteri Misterius Pemusnah Kehidupan di Bumi Ditemukan
Kamis, 19 Desember 2024 - 23:16 WIB
loading...
A
A
A
Dalam menguraikan rekomendasi mereka, para akademisi menulis bahwa organisme cermin “tidak boleh diciptakan” bahkan dengan “tindakan pengendalian hayati” kecuali jika ditemukan “bukti kuat” bahwa kehidupan cermin tidak akan “menimbulkan bahaya luar biasa”.
Mereka melanjutkan: “Karena itu, kami merekomendasikan agar penelitian dengan tujuan menciptakan bakteri cermin tidak diizinkan, dan agar para penyandang dana menyatakan dengan jelas bahwa mereka tidak akan mendukung pekerjaan semacam itu.
“Kami menyarankan agar pada awalnya, diambil langkah-langkah untuk mencegah produksi genom cermin dan proteom, atau padanan fungsional yang cukup untuk memungkinkan pembangunan sel cermin,''
"Kami juga merekomendasikan penelitian untuk lebih memahami dan mempersiapkan diri terhadap risiko dari bakteri cermin, selama bakteri cermin maupun prekursor pendukung utama tidak diproduksi. Penelitian tersebut dapat mencakup mempelajari interaksi biomolekul cermin dengan sistem imun serta mengembangkan metode deteksi dan sistem biosurveilans,” tambah mereka
Hal ini terjadi setelah para ilmuwan dari Spanyol dan Jepang menemukan sejumlah besar bakteri dan jamur di lapisan atmosfer Bumi yang dikenal sebagai lapisan batas planet atau troposfer termasuk E. coli dan satu organisme tertentu yang umum ditemukan di tempat-tempat yang paling tidak biasa .
Mereka melanjutkan: “Karena itu, kami merekomendasikan agar penelitian dengan tujuan menciptakan bakteri cermin tidak diizinkan, dan agar para penyandang dana menyatakan dengan jelas bahwa mereka tidak akan mendukung pekerjaan semacam itu.
“Kami menyarankan agar pada awalnya, diambil langkah-langkah untuk mencegah produksi genom cermin dan proteom, atau padanan fungsional yang cukup untuk memungkinkan pembangunan sel cermin,''
"Kami juga merekomendasikan penelitian untuk lebih memahami dan mempersiapkan diri terhadap risiko dari bakteri cermin, selama bakteri cermin maupun prekursor pendukung utama tidak diproduksi. Penelitian tersebut dapat mencakup mempelajari interaksi biomolekul cermin dengan sistem imun serta mengembangkan metode deteksi dan sistem biosurveilans,” tambah mereka
Hal ini terjadi setelah para ilmuwan dari Spanyol dan Jepang menemukan sejumlah besar bakteri dan jamur di lapisan atmosfer Bumi yang dikenal sebagai lapisan batas planet atau troposfer termasuk E. coli dan satu organisme tertentu yang umum ditemukan di tempat-tempat yang paling tidak biasa .
(wbs)
Lihat Juga :