Bakteri Misterius Pemusnah Kehidupan di Bumi Ditemukan

Kamis, 19 Desember 2024 - 23:16 WIB
loading...
Bakteri Misterius Pemusnah...
Bakteri Misterius . FOTO/ DAILY
A A A
LONDON - 38 ilmuwan dari Stanford, Yale, Institut Teknologi Massachusetts (MIT) di AS; dan Universitas East Anglia serta Universitas Cambridge di Inggris, mengeluarkan peringatan dalam sebuah artikel yang diterbitkan di jurnal Science.

BACA JUGA - Jamur Enoki Bisa Sebabkan Bakteri Listeria, Benarkah?

Kekhawatiran mereka berkisar pada apa yang dikenal sebagai “kehidupan cermin” – yaitu, penciptaan bentuk kehidupan sintetis dari “molekul biologis bayangan cermin”.

Mereka mengatakan kemampuan untuk menciptakan kehidupan seperti itu "kemungkinan besar setidaknya satu dekade lagi", tetapi mencatat kemajuan pada "teknologi pemungkin utama" sudah "sedang berlangsung", dengan para ilmuwan sudah membangun sel sintetis "dengan kiralitas alami" atau asimetri dari bagian-bagian yang tidak hidup.

Analisis para peneliti menunjukkan bakteri cermin kemungkinan besar dapat menghindari sistem imun kita, serta sistem imun hewan dan tumbuhan; mungkin kebal terhadap pemangsa; dan mungkin kebal terhadap "sebagian besar antibiotik".

“Seperti spesies invasif dengan sedikit predator alami, kami khawatir bakteri cermin dapat berkembang biak, berevolusi, dan berdiversifikasi dengan cepat saat menyebar,''

“Kehadiran bakteri cermin yang terus-menerus dan berpotensi mendunia di lingkungan dapat berulang kali membuat populasi manusia, hewan, dan tumbuhan terpapar risiko infeksi yang mematikan,” mereka memperingatkan.

Dalam menguraikan rekomendasi mereka, para akademisi menulis bahwa organisme cermin “tidak boleh diciptakan” bahkan dengan “tindakan pengendalian hayati” kecuali jika ditemukan “bukti kuat” bahwa kehidupan cermin tidak akan “menimbulkan bahaya luar biasa”.

Mereka melanjutkan: “Karena itu, kami merekomendasikan agar penelitian dengan tujuan menciptakan bakteri cermin tidak diizinkan, dan agar para penyandang dana menyatakan dengan jelas bahwa mereka tidak akan mendukung pekerjaan semacam itu.

“Kami menyarankan agar pada awalnya, diambil langkah-langkah untuk mencegah produksi genom cermin dan proteom, atau padanan fungsional yang cukup untuk memungkinkan pembangunan sel cermin,''

"Kami juga merekomendasikan penelitian untuk lebih memahami dan mempersiapkan diri terhadap risiko dari bakteri cermin, selama bakteri cermin maupun prekursor pendukung utama tidak diproduksi. Penelitian tersebut dapat mencakup mempelajari interaksi biomolekul cermin dengan sistem imun serta mengembangkan metode deteksi dan sistem biosurveilans,” tambah mereka

Hal ini terjadi setelah para ilmuwan dari Spanyol dan Jepang menemukan sejumlah besar bakteri dan jamur di lapisan atmosfer Bumi yang dikenal sebagai lapisan batas planet atau troposfer termasuk E. coli dan satu organisme tertentu yang umum ditemukan di tempat-tempat yang paling tidak biasa .
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Spesies Hewan Abadi...
Spesies Hewan Abadi Ditemukan di Dasar Laut
NASA Deteksi Sungai...
NASA Deteksi Sungai Eufrat Akan Kering Total pada Tahun 2040
Ilmuwan Temukan Fakta...
Ilmuwan Temukan Fakta Alam Eemesta Mengembang 10% Lebih Cepat dari Prediksi
Manusia Memperlambat...
Manusia Memperlambat Putaran Rotasi Bumi, Ini Buktinya
Anomali Gravitasi Raksasa...
Anomali Gravitasi Raksasa di Bawah Antartika Terdeteksi Semakin Kuat
Spons Cuci Piring Bisa...
Spons Cuci Piring Bisa Jadi Sarang Bakteri, Dokter Sarankan Ganti Seminggu Sekali
Kiamat Militer AS di...
Kiamat Militer AS di Timur Tengah? Iran Hancurkan 16 Pangkalan AS
Selain Hemat, Teknologi...
Selain Hemat, Teknologi Chery Super Hybrid Langkah Nyata Selamatkan Bumi
Rekomendasi
Temui Gibran, Mahasiswa...
Temui Gibran, Mahasiswa Beri Tenggat Waktu 5 Hari ke Pemerintah untuk Realisasikan Tuntutan
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
BGN Pastikan Anggaran...
BGN Pastikan Anggaran MBG Dikurangi, Ini Alasannya
Berita Terkini
Janji Tesla 10 Tahun...
Janji Tesla 10 Tahun Lalu Diwujudkan Xiaomi: Robot Charger EV Otomatis
Xbox Hadapi Tekanan...
Xbox Hadapi Tekanan Keuangan, CEO Mengancam Restrukturisasi
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Superkomputer Prediksi...
Superkomputer Prediksi 4 Pesepak Bola yang Bersinar di Piala Dunia 2026
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved