Setara dengan Miliaran Bom Atom, Ilmuwan: Bumi Akan Dihantam Suar Matahari Dahsyat
Senin, 16 Desember 2024 - 17:19 WIB
loading...
A
A
A
Ini bisa 100 kali lebih kuat daripada Peristiwa Carrington 1859 di mana jaringan telegraf runtuh dan lembaran kertas yang tergeletak di kantor juga terbakar.
Jika Bumi dilanda peristiwa dahsyat seperti itu, dampaknya bisa lebih dahsyat lagi karena meningkatnya ketergantungan dunia pada jaringan komunikasi satelit.
Superflare akan berdampak sedemikian rupa sehingga jaringan listrik akan kelebihan beban, satelit akan terlempar dari orbit, jaringan komunikasi global akan terputus dan pesawat akan dilarang terbang di seluruh dunia.
Rekan penulis di Institut Max Planck, Dr Natalie Krivova mengatakan, "Data baru ini merupakan pengingat nyata bahwa bahkan peristiwa matahari yang paling ekstrem pun merupakan bagian dari repertoar alami matahari."
Para ilmuwan memperkirakan seberapa sering suar super terjadi
Karena catatan pengamatan modern terhadap radiasi matahari telah tersedia sejak era ruang angkasa dimulai, sulit untuk memprediksi seberapa sering suar super ini terjadi.
Sebuah tim peneliti internasional, yang dipimpin oleh Institut Max Planck (MPI), mencoba menemukan jawaban di bintang-bintang.
Jika Bumi dilanda peristiwa dahsyat seperti itu, dampaknya bisa lebih dahsyat lagi karena meningkatnya ketergantungan dunia pada jaringan komunikasi satelit.
Superflare akan berdampak sedemikian rupa sehingga jaringan listrik akan kelebihan beban, satelit akan terlempar dari orbit, jaringan komunikasi global akan terputus dan pesawat akan dilarang terbang di seluruh dunia.
Rekan penulis di Institut Max Planck, Dr Natalie Krivova mengatakan, "Data baru ini merupakan pengingat nyata bahwa bahkan peristiwa matahari yang paling ekstrem pun merupakan bagian dari repertoar alami matahari."
Para ilmuwan memperkirakan seberapa sering suar super terjadi
Karena catatan pengamatan modern terhadap radiasi matahari telah tersedia sejak era ruang angkasa dimulai, sulit untuk memprediksi seberapa sering suar super ini terjadi.
Sebuah tim peneliti internasional, yang dipimpin oleh Institut Max Planck (MPI), mencoba menemukan jawaban di bintang-bintang.
Lihat Juga :