Riset Terbaru Bumi hanya Punya Enam Benua Bukan Tujuh
Kamis, 28 November 2024 - 06:04 WIB
loading...
A
A
A
Hal ini, katanya, terjadi karena ia dan rekan-rekannya telah menemukan “pecahan benua yang hilang yang terendam di bawah laut dan aliran lava tipis sepanjang beberapa kilometer.”
Lebih jauh lagi, para peneliti telah menemukan kemiripan yang mencolok antara Islandia dan wilayah vulkanik Afar di Afrika.
Dan jika penelitian mereka terbukti akurat, ini berarti benua Eropa dan Amerika Utara masih dalam proses terpecah dan, oleh karena itu, masih terhubung.
Phethean mengakui bahwa temuan timnya akan menimbulkan kecurigaan, tetapi ia menegaskan bahwa temuan tersebut didasarkan pada penelitian yang cermat.
"Sangat kontroversial untuk menyatakan bahwa GIFR mengandung sejumlah besar kerak benua di dalamnya dan bahwa lempeng tektonik Eropa dan Amerika Utara mungkin belum terpecah secara resmi," akunya, sambil menekankan bahwa karyanya mendukung hipotesis ini.
Meskipun demikian, penelitian ini masih dalam tahap konseptual dan tim tersebut bertujuan untuk melakukan pengujian lebih lanjut pada batuan vulkanik Islandia untuk memperoleh bukti yang lebih konkret tentang kerak benua purba.
Mereka juga menggunakan simulasi komputer dan pemodelan tektonik lempeng untuk lebih memahami bagaimana ROMP terbentuk.
Lebih jauh lagi, para peneliti telah menemukan kemiripan yang mencolok antara Islandia dan wilayah vulkanik Afar di Afrika.
Dan jika penelitian mereka terbukti akurat, ini berarti benua Eropa dan Amerika Utara masih dalam proses terpecah dan, oleh karena itu, masih terhubung.
Phethean mengakui bahwa temuan timnya akan menimbulkan kecurigaan, tetapi ia menegaskan bahwa temuan tersebut didasarkan pada penelitian yang cermat.
"Sangat kontroversial untuk menyatakan bahwa GIFR mengandung sejumlah besar kerak benua di dalamnya dan bahwa lempeng tektonik Eropa dan Amerika Utara mungkin belum terpecah secara resmi," akunya, sambil menekankan bahwa karyanya mendukung hipotesis ini.
Meskipun demikian, penelitian ini masih dalam tahap konseptual dan tim tersebut bertujuan untuk melakukan pengujian lebih lanjut pada batuan vulkanik Islandia untuk memperoleh bukti yang lebih konkret tentang kerak benua purba.
Mereka juga menggunakan simulasi komputer dan pemodelan tektonik lempeng untuk lebih memahami bagaimana ROMP terbentuk.
(wbs)
Lihat Juga :