Astronot Prancis Akhinya Ungkap Inti Bulan, Ternyata Ini Isinya
Senin, 25 November 2024 - 17:01 WIB
loading...
A
A
A
Briaud dan anggota timnya mengumpulkan data dari berbagai misi luar angkasa dan eksperimen pengukuran jarak laser di bulan untuk menentukan karakteristik bulan dan membandingkan data tersebut dengan berbagai jenis inti untuk mengetahui mana yang paling cocok.
Model bulan menunjukkan bahwa material yang lebih padat tetap berada di bagian tengah, sementara material yang kurang padat muncul di bagian atas. Hal ini juga menjelaskan unsur-unsur yang ditemukan di dekat daerah vulkanik di bulan.
Ditemukan bahwa inti bulan memiliki lapisan luar yang cair dan inti dalam yang padat, yang mirip dengan Bumi. Model tersebut mengungkapkan bahwa jari-jari inti luar sekitar 362 kilometer (225 mil), dan jari-jari inti dalam sekitar 258 kilometer (160 mil), yang merupakan 15 persen dari seluruh jari-jari bulan.
Tim tersebut juga dapat menentukan kepadatan bulan sekitar 7.822 kilogram per meter kubik, yang serupa dengan kepadatan besi.
Menariknya, pada tahun 2011 sebuah tim yang dipimpin oleh ilmuwan planet NASA Marshall Renee Weber sampai pada hasil serupa dari penyelidikan mereka, yang menurut Briaud dikonfirmasi oleh temuan timnya bahwa inti bulan mirip dengan inti Bumi.
Memahami komposisi inti bulan akan membantu dalam memahami bagaimana dan mengapa medan magnet bulan mulai menurun sekitar 3,2 miliar tahun yang lalu, yang dulunya kuat pada tahap awalnya, karena hal ini biasanya terjadi karena gerakan dan konveksi di dalam inti.
Model bulan menunjukkan bahwa material yang lebih padat tetap berada di bagian tengah, sementara material yang kurang padat muncul di bagian atas. Hal ini juga menjelaskan unsur-unsur yang ditemukan di dekat daerah vulkanik di bulan.
Ditemukan bahwa inti bulan memiliki lapisan luar yang cair dan inti dalam yang padat, yang mirip dengan Bumi. Model tersebut mengungkapkan bahwa jari-jari inti luar sekitar 362 kilometer (225 mil), dan jari-jari inti dalam sekitar 258 kilometer (160 mil), yang merupakan 15 persen dari seluruh jari-jari bulan.
Tim tersebut juga dapat menentukan kepadatan bulan sekitar 7.822 kilogram per meter kubik, yang serupa dengan kepadatan besi.
Menariknya, pada tahun 2011 sebuah tim yang dipimpin oleh ilmuwan planet NASA Marshall Renee Weber sampai pada hasil serupa dari penyelidikan mereka, yang menurut Briaud dikonfirmasi oleh temuan timnya bahwa inti bulan mirip dengan inti Bumi.
Memahami komposisi inti bulan akan membantu dalam memahami bagaimana dan mengapa medan magnet bulan mulai menurun sekitar 3,2 miliar tahun yang lalu, yang dulunya kuat pada tahap awalnya, karena hal ini biasanya terjadi karena gerakan dan konveksi di dalam inti.
(wbs)
Lihat Juga :