Lebih Tua dari Singa, Spesies Kucing Bertaring Tajam Ditemukan
Minggu, 17 November 2024 - 07:45 WIB
loading...
A
A
A
Para peneliti mengatakan bahwa mumi kucing itu ribuan tahun lebih tua daripada anak singa yang ditemukan dua tahun sebelumnya. Penanggalan radiokarbon yang dilakukan pada anak kucing itu menunjukkan bahwa usianya sekitar 31.800 tahun.
Ini berarti anak singa itu telah mati selama hampir 15.000 tahun ketika lukisan gua tertua di Lascaux digambar oleh manusia.
Tim peneliti melakukan analisis komparatif menggunakan bangkai anak singa berusia tiga minggu, Gizmodo melaporkan. Mereka melakukan pemindaian CT pada mumi tersebut untuk mengungkap struktur kerangkanya secara non-invasif.
Para peneliti merekonstruksi tengkorak mumi berdasarkan sisi kanan tengkoraknya yang sedikit cacat tetapi terawat baik.
Analisis menunjukkan bahwa kucing bertaring tajam adalah spesimen Homotherium latidens. Ia juga dikenal sebagai kucing bertaring tajam. Ia adalah predator bertaring tajam dengan gigi seri yang lebih pendek daripada kucing bertaring tajam lainnya seperti Smilodon.
Ini berarti anak singa itu telah mati selama hampir 15.000 tahun ketika lukisan gua tertua di Lascaux digambar oleh manusia.
Tim peneliti melakukan analisis komparatif menggunakan bangkai anak singa berusia tiga minggu, Gizmodo melaporkan. Mereka melakukan pemindaian CT pada mumi tersebut untuk mengungkap struktur kerangkanya secara non-invasif.
Para peneliti merekonstruksi tengkorak mumi berdasarkan sisi kanan tengkoraknya yang sedikit cacat tetapi terawat baik.
Analisis menunjukkan bahwa kucing bertaring tajam adalah spesimen Homotherium latidens. Ia juga dikenal sebagai kucing bertaring tajam. Ia adalah predator bertaring tajam dengan gigi seri yang lebih pendek daripada kucing bertaring tajam lainnya seperti Smilodon.
Lihat Juga :