Benarkah Manusia Berasal dari Monyet? Berikut Penjelasan Menurut Sains
Selasa, 29 Oktober 2024 - 13:49 WIB
loading...
A
A
A
Jika dilihat dari alur evolusi, nenek moyang primata pertama kali muncul sekitar 55 juta tahun yang lalu. Kemudian, sekitar 25-30 juta tahun yang lalu, primata bercabang menjadi kelompok kera besar (termasuk manusia) dan monyet.
Lalu, sekitar 5-7 juta tahun yang lalu, nenek moyang manusia (Hominidae) terpisah dari simpanse. Barulah pada 2 juta tahun lalu, Homo habilis muncul di Afrika, diikuti oleh spesies Homo lainnya, termasuk Homo erectus dan Homo neanderthalensis.
Sementara manusia modern (Homo sapiens) muncul sekitar 200.000 tahun lalu dan menyebar dari Afrika ke seluruh dunia. Itulah penjelasan manusia yang memiliki nenek moyang yang sama dengan monyet berdasar sains.
Meskipun memiliki nenek moyang yang sama, terdapat banyak perbedaan antara manusia dan monyet. Diantaranya seperti struktur otak, kemampuan berjalan tegak, hingga kemampuan sosial dan budaya.
Karena kesalahpahaman teori evolusi, ada mitos bahwa manusia berasal dari "monyet" secara langsung, padahal evolusi menunjukkan bahwa manusia hanya berbagi nenek moyang yang sama dengan monyet.
Lalu, sekitar 5-7 juta tahun yang lalu, nenek moyang manusia (Hominidae) terpisah dari simpanse. Barulah pada 2 juta tahun lalu, Homo habilis muncul di Afrika, diikuti oleh spesies Homo lainnya, termasuk Homo erectus dan Homo neanderthalensis.
Sementara manusia modern (Homo sapiens) muncul sekitar 200.000 tahun lalu dan menyebar dari Afrika ke seluruh dunia. Itulah penjelasan manusia yang memiliki nenek moyang yang sama dengan monyet berdasar sains.
Meskipun memiliki nenek moyang yang sama, terdapat banyak perbedaan antara manusia dan monyet. Diantaranya seperti struktur otak, kemampuan berjalan tegak, hingga kemampuan sosial dan budaya.
Karena kesalahpahaman teori evolusi, ada mitos bahwa manusia berasal dari "monyet" secara langsung, padahal evolusi menunjukkan bahwa manusia hanya berbagi nenek moyang yang sama dengan monyet.
Lihat Juga :