Wabah Penyakit Seksual Menular di AS Semakin Tak Terkendali

Selasa, 29 Oktober 2024 - 10:32 WIB
loading...
Wabah Penyakit Seksual...
Penyakit Seksual Menular merebah di AS. FOTO/ IFL Science
A A A
NEW YORK - Koalisi Nasional Direktur STD mengklaim bahwa AS sedang menghadapi wabah penyakit menular seksual yang "tidak terkendali".

BACA JUGA - Optimalisasi Kesehatan Pencernaan Anak untuk Kesehatan Holistik

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) merilis laporan statistik tahunan tentang infeksi menular seksual (IMS) pada bulan Januari, yang bertepatan dengan peringatan tersebut.

Kalimat pembuka pemberitahuan web tersebut mengungkapkan rasa frustrasi para profesional kesehatan masyarakat.

Situs resmi CDC mengklaim, "lebih dari 2,5 juta kasus klamidia, gonore, dan sifilis dilaporkan di Amerika Serikat."

Klamidia, yang telah menduduki peringkat teratas selama beberapa tahun, merupakan IMS yang paling umum di Amerika Serikat pada tahun 2022. Namun, hal yang paling mengkhawatirkan para ahli kesehatan adalah peningkatan kasus sifilis akhir-akhir ini.

Menurut data CDC, kasus sifilis pada semua stadium telah meningkat hingga 80 persen dalam lima tahun terakhir. Data dari CDC menunjukkan bahwa selama lima tahun terakhir, kasus sifilis pada semua stadium telah meningkat hingga 80%.

Meskipun IMS biasanya dikaitkan dengan orang dewasa, bayi baru lahir juga mungkin berisiko terkena sifilis. Sifilis kongenital adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan sifilis yang diderita anak dari ibunya selama kehamilan atau kelahiran. Lebih dari 3.700 kasus ini didokumentasikan secara resmi di AS pada tahun 2022. Angka tersebut menunjukkan peningkatan sebesar 937 persen hanya dalam kurun waktu sepuluh tahun.

Kesehatan bayi di seluruh negeri terancam karena kenyataan yang mengkhawatirkan bahwa kasus sifilis tahap awal meningkat sekitar 10% setiap tahunnya. Kasus sifilis kongenital di Amerika Serikat telah meningkat sebesar 31% dalam satu tahun.

Tragisnya, 282 kelahiran mati dan kematian bayi pada tahun 2022 disebabkan oleh infeksi ini, menurut Laura Bachmann, direktur divisi pencegahan PMS CDC. Para ahli percaya bahwa pengujian dan pengobatan sifilis yang tepat waktu selama kehamilan mungkin telah menghindari 88% dari kejadian ini.

Koalisi Nasional Direktur STD (NCSDDC) mengeluarkan pernyataan yang memperingatkan bahwa "data STI terbaru dari CDC menunjukkan bahwa negara kita tengah menghadapi krisis kesehatan masyarakat yang memburuk dengan cepat, yang mempertaruhkan nyawa manusia."

"IMS – khususnya sifilis – akan terus meluas tanpa kendali hingga pemerintah dan Kongres menyediakan dana yang dibutuhkan masyarakat untuk menyediakan layanan pemeriksaan, pengobatan, dan pencegahan paling dasar," tambah NCSDDC.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
Spesies Hewan Abadi...
Spesies Hewan Abadi Ditemukan di Dasar Laut
Google Berniat Lepaskan...
Google Berniat Lepaskan 32 Juta Nyamuk Jantan Steril di AS
China Melakukan Penelitian...
China Melakukan Penelitian Reproduksi Manusia di Luar Angkasa
Raffi Ahmad Beberkan...
Raffi Ahmad Beberkan Penyakit yang Membuatnya Harus Operasi Setelah Pulang Haji
Hidup dengan Multiple...
Hidup dengan Multiple Sclerosis, Penderita Kelihatan Baik-baik Saja meski Berjuang Dalam Diam
Waspada! Demam Anak...
Waspada! Demam Anak Turun Bisa Jadi Tanda Kondisi Memburuk
Rekomendasi
OSN Kabupaten Kota 2026...
OSN Kabupaten Kota 2026 Resmi Dimulai Hari Ini, Simak Tata Tertib dan Sanksi yang Berlaku
Gempa M7,7 Filipina...
Gempa M7,7 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, BMKG: Tidak Masuk Zona Megathrust
KPK Panggil 2 Tersangka...
KPK Panggil 2 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Berita Terkini
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
Acer Luncurkan Dua Kacamata...
Acer Luncurkan Dua Kacamata Pintar dengan Gambar Virtual 172 Inci
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved