Dunia Seni Tolak Gambar dari AI, Ini Alasannya

Senin, 21 Oktober 2024 - 07:55 WIB
loading...
A A A
Dia menyatakan dalam pengaduannya bahwa dia "awalnya membayangkan gambaran rinci wanita dalam gaun bergaya Victoria yang mengenakan helm luar angkasa" saat "mementaskan opera di atas panggung," dengan "pakaian mereka yang menyajikan perpaduan antara pesona dunia lama dan sentuhan futuristik."

Allen mengatakan bahwa aturan yang menetapkan proses peninjauan yang menyatakan bahwa seorang Pemeriksa harus menentukan bagian mana dari suatu karya yang merupakan hasil karya manusia tampaknya "sepenuhnya sewenang-wenang".

Ia juga mengatakan bahwa penolakan hak cipta telah menyebabkan kebingungan atas semua karya yang dihasilkan AI dan bukan hanya karya seni yang dihasilkan Midjourney. Ia lebih lanjut mengatakan bahwa seiring kemajuan AI, akan semakin sulit bagi Kantor Hak Cipta untuk membuat keputusan tentang kepengarangan tersebut.

Allen berharap juri akan membatalkan penyangkalan tersebut karena ia mengatakan ada lebih banyak kepenulisan manusia dalam karya yang dihasilkan AI-nya daripada yang dipertimbangkan oleh Kantor Hak Cipta.

Ars Technica melaporkan Kit Walsh—seorang pengacara senior yang fokus pada hukum hak cipta untuk lembaga nirlaba Electronic Frontier Foundation (EFF), mengatakan bahwa EFF kini telah mengomentari masalah tersebut "karena Kantor Hak Cipta sudah melakukannya dengan benar."
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Acer Luncurkan Dua Kacamata...
Acer Luncurkan Dua Kacamata Pintar dengan Gambar Virtual 172 Inci
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
ChatGPT Jadi Aplikasi...
ChatGPT Jadi Aplikasi Tercepat Mencapai 1 Miliar Pengguna di Seluruh Dunia
Teknologi AI Chip 500Hz...
Teknologi AI Chip 500Hz Akan Mengubah Permainan Sepak Bola di Piala Dunia 2026
KTT AI Bergengsi Silicon...
KTT AI Bergengsi Silicon Valley, Industri Kecerdasan Buatan Memasuki Tahap Baru
Pesantren dan AI, Cucun...
Pesantren dan AI, Cucun Tekankan Pentingnya Etika serta Nilai Keagamaan dalam Teknologi
Penggunaan AI Melesat...
Penggunaan AI Melesat Sebabkan Harga Mobil Naik Signifikan
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
Rekomendasi
Berkas Sudah P21, Pakar:...
Berkas Sudah P21, Pakar: Tinggal Tunggu Penyidik Serahkan Roy Suryo dkk ke JPU
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Ma’shum: NU juga Butuh Tata Krama
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
Berita Terkini
Acer Luncurkan Dua Kacamata...
Acer Luncurkan Dua Kacamata Pintar dengan Gambar Virtual 172 Inci
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved