Dianggap Merusak Kualitas Konten, Threads Siap Basmi Masalah Umpan Interaksi
Selasa, 15 Oktober 2024 - 12:59 WIB
loading...
A
A
A
Postingan tersebut bahkan disertai gambar ilustrasi yang dibuat dengan bantuan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI).
Reaksi publik terhadap postingan ini sangat negatif, dengan banyak pengguna yang mengkritik dan menyalahkan Meta, perusahaan induk Threads.
Beberapa pengamat menganggap bahwa konten semacam ini muncul akibat pola pikir yang keliru dari Mark Zuckerberg, CEO Meta, yang sebelumnya berpendapat bahwa semakin banyak komentar adalah hal yang baik.
Namun, Kepala Instagram, Adam Mosseri, cepat mengoreksi anggapan tersebut. Ia menegaskan bahwa tidak semua komentar atau balasan yang muncul adalah positif.
"Komentar Mark lebih mengenai Twitter, yang mempelopori format di mana balasan dapat ditingkatkan, yang merupakan hal yang baik. Tetapi, itu tidak berarti bahwa setiap balasan harus demikian," ungkap Mosseri.
Reaksi publik terhadap postingan ini sangat negatif, dengan banyak pengguna yang mengkritik dan menyalahkan Meta, perusahaan induk Threads.
Beberapa pengamat menganggap bahwa konten semacam ini muncul akibat pola pikir yang keliru dari Mark Zuckerberg, CEO Meta, yang sebelumnya berpendapat bahwa semakin banyak komentar adalah hal yang baik.
Namun, Kepala Instagram, Adam Mosseri, cepat mengoreksi anggapan tersebut. Ia menegaskan bahwa tidak semua komentar atau balasan yang muncul adalah positif.
"Komentar Mark lebih mengenai Twitter, yang mempelopori format di mana balasan dapat ditingkatkan, yang merupakan hal yang baik. Tetapi, itu tidak berarti bahwa setiap balasan harus demikian," ungkap Mosseri.
Lihat Juga :