Canggih, Tokek Gecko Punya Indera Keenam Misterius
Jum'at, 11 Oktober 2024 - 20:05 WIB
loading...
A
A
A
Hal ini membuat tokek gecko menjadi amniota pertama (klade yang terdiri dari semua reptil, burung, dan mamalia) yang diketahui menggunakan sakulus untuk tujuan ini. Namun, mereka belum menemukan alasan perilaku yang jelas bagi kadal-kadal ini untuk memiliki reseptor getaran khusus di kepala mereka.
Tokek gecko menjadi makhluk yang sangat berisik, dan panggilan keras mereka berada dalam jangkauan frekuensi pendengaran biasa. Tetapi Han dan Carr berhipotesis mereka mungkin menggunakannya untuk mendeteksi gemuruh rendah dari angin yang datang, hujan, dan predator.
Survei singkat mengungkapkan struktur yang terlihat seperti VeO pada beberapa spesies kadal dan ular lainnya, menunjukkan bahwa kekuatan super ini mungkin relatif tersebar luas pada reptil.
"Banyak ular dan kadal dianggap 'bisu' atau 'tuli' dalam arti mereka tidak mengeluarkan suara atau mendengar suara dengan baik," kata Han seperti disebutkan dalam penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Cell Reports seperti dilansir, Jumat (11/10/2024).
Tetapi ternyata mereka dapat berkomunikasi melalui sinyal getaran menggunakan jalur sensorik ini, yang benar-benar mengubah cara para ilmuwan berpikir tentang persepsi hewan secara keseluruhan.
Tokek gecko menjadi makhluk yang sangat berisik, dan panggilan keras mereka berada dalam jangkauan frekuensi pendengaran biasa. Tetapi Han dan Carr berhipotesis mereka mungkin menggunakannya untuk mendeteksi gemuruh rendah dari angin yang datang, hujan, dan predator.
Survei singkat mengungkapkan struktur yang terlihat seperti VeO pada beberapa spesies kadal dan ular lainnya, menunjukkan bahwa kekuatan super ini mungkin relatif tersebar luas pada reptil.
"Banyak ular dan kadal dianggap 'bisu' atau 'tuli' dalam arti mereka tidak mengeluarkan suara atau mendengar suara dengan baik," kata Han seperti disebutkan dalam penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Cell Reports seperti dilansir, Jumat (11/10/2024).
Tetapi ternyata mereka dapat berkomunikasi melalui sinyal getaran menggunakan jalur sensorik ini, yang benar-benar mengubah cara para ilmuwan berpikir tentang persepsi hewan secara keseluruhan.
(msf)
Lihat Juga :