Kembangkan Riset Farmasi, Lab DDS Dihadirkan

Kamis, 03 Oktober 2024 - 21:18 WIB
loading...
Kembangkan Riset Farmasi,...
Kembangkan riset medis, Lab DDS diresmikan. FOTO/ DOK SINDOnews
A A A
ALASKA - Daewoong meresmikan Lab DDS (Daewoong Drug Delivery System) Research Institute yang bekerja sama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB).

BACA JUGA - Lulusan D3 Farmasi NTB Membeludak, PAFI Diminta Kembangkan Farmasi Herbal

Lembaga penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan penelitian farmasi Indonesia. Sekaligus membina bakat di sektor farmasi.

“Tahun ini, saya berkesempatan mengunjungi Daewoong Bio Research Institute di Yongin, Korea. Dan saya sangat terkesan dengan fasilitas riset dan produksinya yang canggih,” tutur Dr. Dra. L. Rizka Andalusia Apt., M.Pharm., MARS., Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan .

Rektor ITB, Prof. Ir. N. R. Reini Djuhraeni Wirahadikusumah, M.S.C.E., Ph.D, berkomentar pembukaan DDS Research Institute akan menjadi tonggak baru dalam penelitian farmasi Indonesia.

Sejak mendirikan cabang Jakarta pada tahun 2005. Daewoong telah menjalin hubungan dengan Indonesia di bawah visi ‘pertumbuhan bersama’. Dengan terus berfokus pada proyek-proyek untuk memajukan industri farmasi dan bio serta mengembangkan bakat sebagai ‘mitra inovasi’ bagi Indonesia.

Lab DDS Research Institute, yang di buka bekerja sama dengan ITB, menunjukkan bahwa Indonesia memiliki nilai lebih dari sekadar tujuan investasi bagi Daewoong.

Perusahaan ini bertujuan untuk memperkenalkan teknologi drug delivery mutakhir dan mengembangkan bakat yang unggul. Serta memperkuat kemampuan teknologi dan sumber daya manusia di sektor farmasi Indonesia.

Strategi dua jalur Daewoong untuk mengejar kemajuan teknologi dan pengembangan bakat akan menjadi landasan penting untuk meningkatkan kesehatan masyarakat di Indonesia.

Dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D, Kepala BPOM, mengatakan. “Kerja sama antara ITB dan Daewoong merupakan contoh nyata kemitraan antara lembaga pendidikan dan penelitian serta praktisi di industri farmasi. Kerja sama ini memberikan dampak positif bagi industri farmasi dan dunia akademis.”

Teknologi formulasi inti Daewoong terbagi dalam empat kategori utama: kombinasi dosis tetap, pelepasan berkelanjutan, solubilisasi, dan rute baru drug delivery.

Dengan menerapkan teknologi yang berbeda, Daewoong berencana untuk mengembangkan obat-obatan baru di Indonesia di berbagai bidang, termasuk kardiologi, endokrinologi, gastroenterologi dan penyakit menular.

Lab DDS Research Institute juga akan berkontribusi dalam membina bakat di bidang farmasi di Indonesia. Lembaga ini akan menyediakan akses langsung kepada para peneliti lokal terhadap formulasi obat dan teknologi farmasi canggih milik Daewoong.

Sebagai bagian dari visinya untuk meningkatkan kemampuan riset talenta Indonesia, DDS Research Institute akan merekrut tenaga magang. Peneliti magang akan menerima pelatihan komprehensif dalam formulasi obat, teknologi farmasi, dan drug delivery system.

Peneliti magang di DDS Research Institute akan menerima umpan balik (feedback) bulanan melalui bimbingan dari para ketua tim. Yang menumbuhkan budaya umpan balik perkembangan yang sangat di hargai oleh karyawan muda yang ingin berkembang.

“. Lembaga penelitian ini akan menjadi simbol kolaborasi dan inovasi yang mendorong kemajuan industri farmasi Indonesia.” tutup Baik In Hyun, Kepala Unit Bisnis Daewoong Biologics Indonesia.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Waktu Seolah...
Mengapa Waktu Seolah Melambat ketika Bahaya Datang?
Rahasia Salah Satu Kerajaan...
Rahasia Salah Satu Kerajaan Terkuat di Peru Berasal dari Burung-Burung
Ilmuwan Temukan Jawaban...
Ilmuwan Temukan Jawaban Kenapa Manusia Tidak Punya Ekor
Filter Mulut Ikan Hilangkan...
Filter Mulut Ikan Hilangkan 99 Persen Mikroplastik dari Limbah
PwC Resmi Buka Hub di...
PwC Resmi Buka Hub di Yogyakarta, Bidik Talenta AI dan Operasional Jateng
Ilmuwan Rusia Ciptakan...
Ilmuwan Rusia Ciptakan Obat yang Mengubah Struktur dalam Tubuh Manusia
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
Raih Pengakuan Riset...
Raih Pengakuan Riset STEM, 2 Peneliti SGU Masuk Kandidat Ilmuwan Muda
Soroti Survei Terbuka...
Soroti Survei Terbuka IndexMundi, Burhanuddin Muhtadi Beberkan Cacat Metodologi Riset Online
Rekomendasi
Dirjen Imigrasi Sebut...
Dirjen Imigrasi Sebut Pencekalan Febrie Adriansyah Masih Berlaku
Piala Dunia 2026 Sukses...
Piala Dunia 2026 Sukses Digelar, Presiden FIFA Gianni Infantino Dapat Tawaran Jabatan dari Trump
Transaksi BI-FAST Capai...
Transaksi BI-FAST Capai 1,53 Miliar di Triwulan II 2026, Nilainya Tembus Rp3.777 Triliun
Berita Terkini
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
Motorola Razr Fold Diluncurkan,...
Motorola Razr Fold Diluncurkan, Lipatan Smartphone Tidak Terlihat
Bug Windows 11 Terdeteksi...
Bug Windows 11 Terdeteksi Menguras Penyimpanan SSD Pengguna hingga 70GB
Dorong Transformasi...
Dorong Transformasi Berkelanjutan, TelkomGroup Resmi Gelar Culture Festival 2026
Perkuat Gerbang Digital...
Perkuat Gerbang Digital Indonesia, TelkomGroup, NDP, dan BW Digital Hadirkan Sistem Kabel Laut NCC
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
Infografis
Pakistan Kembangkan...
Pakistan Kembangkan Rudal yang Bisa Menyerang hingga AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved