Kehebatan USS Bulkeley dan USS Cole, Kapal AS Penghalau Rudal Iran ke Israel

Rabu, 09 Oktober 2024 - 20:11 WIB
loading...
Kehebatan USS Bulkeley...
USS Bulkeley, kapal penghalau rudal Iran ke Israel. Foto/US Naval Force
A A A
JAKARTA - Dua kapal Amerika Serikat (AS), USS Bulkeley dan USS Cole, sukses memerankan tugasnya sebagai penghalau rudal Iran ke Israel pada Selasa, 1 Oktober 2024. Meski tak semua rudal mampu ditaklukkan, namun sebagian berhasil dilumpuhkan di udara.

Serangan rudal Iran secara besar-besaran ini merupakan kali kedua sebagai aksi balasan terhadap Israel atas pembunuhan para pimpinan Hizbullah dan petinggi Iran. Serangan ini mengancam untuk memicu perang total di Timur Tengah, situasi yang diupayakan dicegah oleh Amerika Serikat sejak Hamas menyerang Israel pada 7 Oktober 2023.

Air Force Times melansir, Rabu (9/10/2024), kapal USS Bulkeley dan USS Cole meluncurkan sekitar selusin pencegat untuk membantu mempertahankan Israel dari serangan besar-besaran rudal Iran.

Juru bicara Pentagon, Mayor Jenderal Angkatan Udara Pat Ryder, menolak mengungkap jenis persenjataan apa yang digunakan oleh kapal perang USS Bulkeley dan USS Cole, atau apakah upaya pencegatannya berhasil. Namun dia mengatakan operasi tersebut terjadi saat kedua kapal berada di Laut Mediterania Timur.

Baca Juga: Kapal Perang Futuristik AS Mirip Kapal China, Amerika Nyontek?

Langit terpantau menyala di atas Israel tengah dan selatan pada Selasa malam ketika rudal-rudal Iran bertabrakan dengan pencegat pertahanan udara. Baik Pentagon maupun Israel mengatakan masih menilai serangan tersebut, tetapi Iran telah meluncurkan sekitar 200 rudal dan tidak ada korban jiwa yang tercatat.

"Laporan awal menunjukkan Israel mampu mencegat sebagian besar rudal yang masuk dan kerusakan di darat minimal," kata Ryder.

Spesifikasi USS Bulkeley dan USS Cole


USS Bulkeley adalah kapal perusak kelas Arleigh Burke milik Angkatan Laut Amerika Serikat. Sistem propulsinya terdiri dari empat mesin turbin gas umum listrik dan dua poros (100.000 SHP). Panjangnya adalah 509 kaki 6 inci, lebar balok 66 kaki, perpindahan sekitar 9.200 ton dan kecepatan 30+ knot.

Baca Juga: Houthi Serang 3 Kapal AS dan Israel di Laut Merah dan Samudera Hindia

Persenjataannya terdiri dari Dua Sistem Peluncuran Vertikal MK 41 (VLS) untuk rudal Standard, rudal Vertical Launch ASROC (VLA), dan rudal Tomahawk Land Attack (TLAM). Kapal ini memiliki satu meriam 5-inci MK 45, satu sistem senjata jarak dekat Phalanx (CIWS), satu sistem pertahanan rudal SeaRAM (AMDS), dan dua torpedo MK-46 (dari dua dudukan tabung tiga).

Sementara USS Cole adalah kapal perusak kelas Arleigh Burke dengan panjang 154 m dan lebar 18 m yang dilengkapi dua poros propulsi. Kapal ini mampu melaju hingga lebih dari 30 kn (56 km/h; 35 mph) dan daya jangkau 4.400 nmi (8.100 km; 5.100 mil) pada 20 kn (37 km/h; 23 mph).

Kapal ini memiliki sistem sensor canggih seperti AN/SPQ-9B radar pencarian permukaan (DDG-119 ke atas) dan sistem penglihatan elektro-optik Mk 20 (Flight III). Perangkat perang elektronik juga mumpuni dengan sonar, sistem peluncur rudal serta senjata berupa meriam dan torpedo. Kapal ini juga membawa pesawat Sikorsky MH-60R.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
AS Kekurangan Senjata...
AS Kekurangan Senjata Stategis Akibat Ketergantungannya pada Tungsten China
AS Berencana Pasang...
AS Berencana Pasang Senjata Nuklir untuk Pesawat Pembom B-1B Lancer
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Rekomendasi
Turnamen Padel di Grand...
Turnamen Padel di Grand Opening Orozon, 80 Tim Perebutkan Hadiah Lebih dari Rp60 Juta
Biogas, Energi Terbarukan...
Biogas, Energi Terbarukan sebagai Upaya Mencapai Target Net Zero Emission
Jokowi dan PSI Dinilai...
Jokowi dan PSI Dinilai Satu Paket Politik, Ini Temuan Survei LPI
Berita Terkini
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
SpaceX: IPO Terbesar...
SpaceX: IPO Terbesar Sejarah, Eforia Tercepat yang Menguap
LG Pasang Taruhan Besar:...
LG Pasang Taruhan Besar: AI Jadi Jantung Seisi Rumah
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved