Ilmuwan Yakin Gajah Purba Mammoth Punah karena Hidung Tersumbat
Kamis, 03 Oktober 2024 - 22:11 WIB
loading...
A
A
A
Menurut beberapa penelitian, mammoth berbulu hidup di Amerika Utara, Asia, dan Eropa Utara. Mereka punah sekitar 4.000 tahun yang lalu, tetapi alasan di balik kepunahan ini masih bersifat spekulatif. Perubahan iklim dan perburuan oleh manusia selalu dianggap sebagai alasan utama kepunahan ini.
Namun, penemuan terakhir menunjukkan bahwa alergi mungkin menjadi salah satu alasan kepunahan mereka.
Mamut adalah kerabat purba gajah modern yang mengandalkan indra penciumannya untuk menemukan makanan, air, dan pasangan seksual.
Akan tetapi, para peneliti mengatakan bahwa hidung tersumbat akibat serbuk sari mungkin telah menghambat indra penciuman mamut berbulu, sehingga menyulitkan mereka untuk melanjutkan cara hidup mereka.
"Perkembangan alergi dari serbuk sari tanaman, perubahan toksisitas alergi serbuk sari, peningkatan periode pelepasan serbuk sari, atau munculnya sejumlah besar tanaman berbunga selama perubahan iklim, dapat menyebabkan penurunan kepekaan terhadap bau pada hewan selama musim kawin," kata penelitian tersebut.
Namun, penemuan terakhir menunjukkan bahwa alergi mungkin menjadi salah satu alasan kepunahan mereka.
Mamut adalah kerabat purba gajah modern yang mengandalkan indra penciumannya untuk menemukan makanan, air, dan pasangan seksual.
Akan tetapi, para peneliti mengatakan bahwa hidung tersumbat akibat serbuk sari mungkin telah menghambat indra penciuman mamut berbulu, sehingga menyulitkan mereka untuk melanjutkan cara hidup mereka.
"Perkembangan alergi dari serbuk sari tanaman, perubahan toksisitas alergi serbuk sari, peningkatan periode pelepasan serbuk sari, atau munculnya sejumlah besar tanaman berbunga selama perubahan iklim, dapat menyebabkan penurunan kepekaan terhadap bau pada hewan selama musim kawin," kata penelitian tersebut.
Lihat Juga :