Headset Baru Meta, Pertanda Apple Kehilangan Arah dengan Vision Pro?
Rabu, 02 Oktober 2024 - 10:22 WIB
loading...
A
A
A
Baik teknologi itu disebut sebagai mixed reality (perpaduan augmented reality dan virtual reality) atau menggunakan istilah spatial computing yang disukai Apple, konsepnya belum menarik perhatian konsumen.
Dan kemudian ada masalah harga. Vision Pro dibanderol dengan harga USD3.500 (sekitar Rp53 juta) sebelum pajak, peningkatan penyimpanan, dan aksesori, membuatnya di luar jangkauan kebanyakan orang. Belakangan, perangkat itu dipangkas harganya hingga Rp15 juta. Tapi, tetap belum cukup bagi pembeli untuk meliriknya lagi.
Serangan Balasan Meta
Pekan lalu, Meta Platforms Inc. meluncurkan serangkaian teknologi baru yang menunjukkan gagasan bahwa Apple berada di jalur yang salah.
Pada konferensi Connect Meta, perusahaan memperkenalkan versi terbaru kacamata pintar Ray-Ban terbaru. Tidak seperti Vision Pro, mereka menarik perhatian konsumen berkat kombinasi desain apik, fitur berguna, dan pemasaran efektif — area di mana Apple biasanya unggul.
![Headset Baru Meta, Pertanda Apple Kehilangan Arah dengan Vision Pro?]()
Di ranah mixed reality, Meta mendaratkan pukulan lain: Headset Quest 3S barunya dibanderol dengan harga mulai dari USD299 (sekitar Rp4,5 juta). Pada titik harga tersebut, Meta memiliki harapan yang lebih baik untuk mengubah mixed reality menjadi kategori mainstream daripada Apple Vision Pro. Quest 3S yang murah akan lebih laris.
Tapi gebrakan utama Meta adalah demonstrasi prototipe kacamata AR Orion-nya. Perangkat ini mungkin belum matang, tetapi mungkin ini adalah wujud konsep kacamata AR yang benar-benar terpakai.
Dan kemudian ada masalah harga. Vision Pro dibanderol dengan harga USD3.500 (sekitar Rp53 juta) sebelum pajak, peningkatan penyimpanan, dan aksesori, membuatnya di luar jangkauan kebanyakan orang. Belakangan, perangkat itu dipangkas harganya hingga Rp15 juta. Tapi, tetap belum cukup bagi pembeli untuk meliriknya lagi.
Serangan Balasan Meta
![Headset Baru Meta, Pertanda Apple Kehilangan Arah dengan Vision Pro?]()
Pekan lalu, Meta Platforms Inc. meluncurkan serangkaian teknologi baru yang menunjukkan gagasan bahwa Apple berada di jalur yang salah.
Pada konferensi Connect Meta, perusahaan memperkenalkan versi terbaru kacamata pintar Ray-Ban terbaru. Tidak seperti Vision Pro, mereka menarik perhatian konsumen berkat kombinasi desain apik, fitur berguna, dan pemasaran efektif — area di mana Apple biasanya unggul.

Di ranah mixed reality, Meta mendaratkan pukulan lain: Headset Quest 3S barunya dibanderol dengan harga mulai dari USD299 (sekitar Rp4,5 juta). Pada titik harga tersebut, Meta memiliki harapan yang lebih baik untuk mengubah mixed reality menjadi kategori mainstream daripada Apple Vision Pro. Quest 3S yang murah akan lebih laris.
Tapi gebrakan utama Meta adalah demonstrasi prototipe kacamata AR Orion-nya. Perangkat ini mungkin belum matang, tetapi mungkin ini adalah wujud konsep kacamata AR yang benar-benar terpakai.
Lihat Juga :