Kepunahan Kehidupan Laut Tinggal Menunggu Waktu, Nih Faktanya

Kamis, 26 September 2024 - 19:29 WIB
loading...
A A A
Sekarang, ada peluang tinggi terjadinya tingkat pengasaman laut yang berkelanjutan yang melebihi batas yang telah menyebabkan peningkatan emisi karbon dioksida (CO2) yang dihasilkan dari pembakaran bahan bakar fosil seperti minyak, batu bara, dan gas.

"Seiring meningkatnya emisi CO2, semakin banyak pula CO2 yang terlarut dalam air laut yang membuat lautan menjadi lebih asam," kata Boris Sakschewski, salah satu penulis utama seperti dilansir Wion News.

"Bahkan dengan pengurangan emisi yang cepat, pengasaman yang berkelanjutan mungkin tidak dapat dihindari karena CO2 yang telah dipancarkan dan waktu yang dibutuhkan sistem laut untuk merespons. Oleh karena itu, pelanggaran batas pengasaman laut tampaknya tidak dapat dihindari dalam beberapa tahun mendatang," tambahnya.

Karang, kerang, dan fitoplankton - yang memakan beberapa spesies laut rusak oleh air asam.

Oleh karena itu, hal ini juga mengganggu pasokan makanan miliaran orang dan membatasi kapasitas lautan untuk menyerap lebih banyak CO2 yang pada akhirnya membatasi pemanasan global.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Youth ESG Maritime 2026...
Youth ESG Maritime 2026 Dorong Generasi Muda Ciptakan Solusi Nyata bagi Krisis Lingkungan Laut
Rekomendasi
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
Berita Terkini
Untuk pertama Kalinya...
Untuk pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Superkomputer Prediksi...
Superkomputer Prediksi 4 Pesepak Bola yang Bersinar di Piala Dunia 2026
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Revolusi AI di Layar...
Revolusi AI di Layar Kaca: TV Premium LG 2026 Mengerti Logat Indonesia
Infografis
4.155 Peserta Lolos...
4.155 Peserta Lolos PPPK Paruh Waktu Kemenag, Ini Langkah Selanjutnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved