Riset Terbaru Sebut AI Akan Mentransformasi Industri Manufaktur
Rabu, 18 September 2024 - 15:07 WIB
loading...
A
A
A
Ini memungkinkan perusahaan manufaktur memanfaatkan data dengan lebih efektif untuk mengidentifikasi, merespons, memprioritaskan masalah dan proyek-proyek untuk memberikan efisiensi tambahan di seluruh proses manufaktur, serta memastikan dampak terbaik ke depan.
"Studi menyatakan bahwa ada potensi besar pemanfaatan AI dalam industri manufaktur Indonesia. Namun, salah satu tantangan utama untuk maju ialah kurangnya tata kelola data internal yang efektif," kata Eric Ananda, Country Lead Indonesia Zebra Technologies dalam keterangan persnya
Pihaknya memberdayakan perusahaan manufaktur dengan berbagai insight yang strategis dan menyediakan teknologi untuk memajukan pabrik yang terhubung dengan mendorong visibilitas, mengoptimalkan kualitas, dan meningkatkan tenaga kerja mereka.
Meskipun perusahaan manufaktur mengatakan transformasi digital merupakan prioritas yang strategis, untuk mencapai pabrik yang serba terhubung sepenuhnya tetap sulit.
Visibilitas merupakan kunci untuk mengoptimalkan efisiensi, produktivitas, dan kualitas di area operasional pabrik.
Namun kesenjangan visibilitas yang besar tetap ada. Hanya 16% dari pemimpin manufaktur di dunia melaporkan bahwa mereka memiliki pengawasan real-time, work-in-progress (WIP) di seluruh proses manufaktur, sementara di Asia Pasifik lebih banyak lagi, yaitu 25%.
"Studi menyatakan bahwa ada potensi besar pemanfaatan AI dalam industri manufaktur Indonesia. Namun, salah satu tantangan utama untuk maju ialah kurangnya tata kelola data internal yang efektif," kata Eric Ananda, Country Lead Indonesia Zebra Technologies dalam keterangan persnya
Pihaknya memberdayakan perusahaan manufaktur dengan berbagai insight yang strategis dan menyediakan teknologi untuk memajukan pabrik yang terhubung dengan mendorong visibilitas, mengoptimalkan kualitas, dan meningkatkan tenaga kerja mereka.
Meskipun perusahaan manufaktur mengatakan transformasi digital merupakan prioritas yang strategis, untuk mencapai pabrik yang serba terhubung sepenuhnya tetap sulit.
Visibilitas merupakan kunci untuk mengoptimalkan efisiensi, produktivitas, dan kualitas di area operasional pabrik.
Namun kesenjangan visibilitas yang besar tetap ada. Hanya 16% dari pemimpin manufaktur di dunia melaporkan bahwa mereka memiliki pengawasan real-time, work-in-progress (WIP) di seluruh proses manufaktur, sementara di Asia Pasifik lebih banyak lagi, yaitu 25%.
Lihat Juga :