Arkeolog Temukan Eyeliner Jadul Berusia Ribuan Tahun di Turki
Kamis, 19 September 2024 - 18:00 WIB
loading...
A
A
A
Zafer Derin, pemimpin penggalian dari Universitas Ege mengumumkan bahwa aplikator kohl batu, berukuran 9,5 sentimeter menjadi yang tertua dari jenisnya yang pernah ditemukan.
Alatyang diasah seperti pensil, digunakan dengan mencelupkannya ke dalam wadah cat untuk mengaplikasikan kosmetik. Cara ini menjadi suatu praktik yang masih terlihat di beberapa bagian Anatolia saat ini. Penemuan ini menambah bukti sebelumnya tentang minat perempuan Aegean terhadap kecantikan dan perawatan diri, termasuk bejana hias yang ditemukan di wilayah tersebut berasal dari 4.000 tahun lalu.
Baca Juga: 5 Teknologi Kuno yang Bikin Ilmuwan Melongo
Residu hitam pada ujung aplikator kohl telah dikirim untuk dianalisa. Tetapi zat tersebut diyakini sebagai mangan oksida, mineral bubuk yang berfungsi sebagai bahan utama dalam kohl, atau kosmetik kuno yang digunakan sebagai eyeliner.
Temuan ini signifikan tidak hanya karena dianggap sebagai aplikator kohl tertua yang pernah ditemukan, tetapi juga menunjukkan orang-orang di wilayah ini peduli dengan penampilan, terutama di area mata.
Artefak lain dari wilayah yang sama memperkuat gagasan ini. Para arkeolog telah menemukan bejana hias, menunjukkan bahwa perempuan menyimpan perhiasan. Barang-barang ini ditemukan dalam jumlah besar di gundukan Yeşilova dan Yassıtepe, menunjukkan perawatan pribadi dan kecantikan menjadi aspek penting dari kehidupan.
Para arkeolog telah menemukan manik-manik, kalung, dan gelang yang terbuat dari berbagai bahan, termasuk tulang, batu, dan kerang laut yang kemungkinan dikenakan sebagai perhiasan.
Penggunaan kerang laut menunjukkan pentingnya pantai Aegean dan sumber dayanya bagi masyarakat di wilayah tersebut. Kerang-kerang ini diperdagangkan atau dikumpulkan, mengungkapkan jaringan pertukaran dan interaksi awal di antara komunitas pesisir dan pedalaman.
Alatyang diasah seperti pensil, digunakan dengan mencelupkannya ke dalam wadah cat untuk mengaplikasikan kosmetik. Cara ini menjadi suatu praktik yang masih terlihat di beberapa bagian Anatolia saat ini. Penemuan ini menambah bukti sebelumnya tentang minat perempuan Aegean terhadap kecantikan dan perawatan diri, termasuk bejana hias yang ditemukan di wilayah tersebut berasal dari 4.000 tahun lalu.
Baca Juga: 5 Teknologi Kuno yang Bikin Ilmuwan Melongo
Residu hitam pada ujung aplikator kohl telah dikirim untuk dianalisa. Tetapi zat tersebut diyakini sebagai mangan oksida, mineral bubuk yang berfungsi sebagai bahan utama dalam kohl, atau kosmetik kuno yang digunakan sebagai eyeliner.
Temuan ini signifikan tidak hanya karena dianggap sebagai aplikator kohl tertua yang pernah ditemukan, tetapi juga menunjukkan orang-orang di wilayah ini peduli dengan penampilan, terutama di area mata.
Standar Kecantikan di Izmir Kuno
Artefak lain dari wilayah yang sama memperkuat gagasan ini. Para arkeolog telah menemukan bejana hias, menunjukkan bahwa perempuan menyimpan perhiasan. Barang-barang ini ditemukan dalam jumlah besar di gundukan Yeşilova dan Yassıtepe, menunjukkan perawatan pribadi dan kecantikan menjadi aspek penting dari kehidupan.
Para arkeolog telah menemukan manik-manik, kalung, dan gelang yang terbuat dari berbagai bahan, termasuk tulang, batu, dan kerang laut yang kemungkinan dikenakan sebagai perhiasan.
Penggunaan kerang laut menunjukkan pentingnya pantai Aegean dan sumber dayanya bagi masyarakat di wilayah tersebut. Kerang-kerang ini diperdagangkan atau dikumpulkan, mengungkapkan jaringan pertukaran dan interaksi awal di antara komunitas pesisir dan pedalaman.
Lihat Juga :