Ilmuwan Yakin Bumi 466 Juta Tahun Lalu Punya Cincin

Selasa, 17 September 2024 - 19:19 WIB
loading...
A A A
Biasanya, kawah tumbukan di Bumi tersebar secara lebih merata karena pengaruh atmosfer dan faktor lain. Penelitian ini menunjukkan bahwa jika Bumi memiliki cincin, puing-puing dari cincin tersebut bisa meningkatkan frekuensi tumbukan di dekat ekuator.

Profesor Andy Tomkins dan timnya menganalisis faktor-faktor spesifik untuk menentukan lokasi kemungkinan kawah tumbukan dari periode Ordovisium.

Mereka mengecualikan area yang tidak sesuai untuk menyimpan kawah, seperti wilayah yang terkubur oleh sedimen atau es, atau yang terkena aktivitas tektonik. Hasilnya menunjukkan bahwa distribusi kawah tersebut konsisten dengan adanya cincin yang mengelilingi Bumi pada masa itu.

Jika Bumi memiliki cincin pada waktu itu, dampaknya mungkin lebih dari sekadar meningkatkan frekuensi tumbukan. Cincin tersebut dapat memengaruhi iklim global dengan cara-cara berikut:

Cincin dapat memantulkan atau menyaring sebagian cahaya matahari yang mencapai permukaan Bumi, memengaruhi suhu dan pola cuaca global. Ini dapat menjelaskan periode iklim yang tidak biasa atau fluktuasi suhu yang tercatat dalam catatan geologi dari masa tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bandar Antariksa di...
Bandar Antariksa di Biak: Kenapa Papua Jadi Pilihan BRIN untuk Peluncuran Satelit?
Mengapa Orbit Bumi Berputar...
Mengapa Orbit Bumi Berputar Tak Terkendali? Ternyata Ini Penyebabnya
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
Awak Stasiun Antariksa...
Awak Stasiun Antariksa Turun ke Bumi setelah Evakuasi Medis Misterius
Selamat Tinggal 24 Jam...
Selamat Tinggal 24 Jam Sehari? Penghuni Bumi akan Mengalami 25 Jam Sehari
Eropa Mulai Memiliterisasi...
Eropa Mulai Memiliterisasi Badan Antariksa
Rekomendasi
UB Gandeng CNGR-Kementerian...
UB Gandeng CNGR-Kementerian ESDM, Perkuat Hilirisasi Industri dan Siapkan SDM Unggul
Kepala BSKDN Kemendagri...
Kepala BSKDN Kemendagri Ajak Mahasiswa KKN Hadirkan Inovasi untuk Kemajuan Kepulauan Yapen
Pelimpahan Berkas Perkara...
Pelimpahan Berkas Perkara Febrie Dinilai Tindakan Rasional
Berita Terkini
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Perkuat Jaringan di...
Perkuat Jaringan di Jatim, XLSMART Perluas 5G Blanket Coverage di 8 Kabupaten/Kota
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
5 Rekomendasi Laptop...
5 Rekomendasi Laptop Terbaik untuk Kerja Kantoran di Tahun 2026
500 Pairs Aset Kripto...
500 Pairs Aset Kripto Bantu Menavigasi Ekosistem Digital
Perkuat Pasar Teknologi...
Perkuat Pasar Teknologi Nasional, Bachrum Lubis Siap Pimpin StratLogic.AI Akselerasi Transformasi AI Indonesia
Infografis
5 Titik Rawan Perang...
5 Titik Rawan Perang Dunia III pada Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved