Rusia Diam-diam Bangun Jalur Kereta Menuju China dan Iran
Selasa, 17 September 2024 - 17:01 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, Rusia juga memulihkan jalur kereta api lain yang memungkinkannya mengakses Turki. Dorongan Rusia untuk membangun angkutan kereta api menyusul sanksi Barat selama dua tahun terhadap negara tersebut terkait perang di Ukraina.
Pembatasan ini berdampak pada perdagangan Rusia dengan Eropa, yang secara tradisional merupakan pasar terbesar Rusia.
Rusia sejauh ini telah berhasil menjaga perekonomiannya tetap baik dengan mengalihkan perdagangannya ke pasar alternatif termasuk India, China, dan Iran, yang terakhir juga mendapat sanksi berat dari Barat. Sambungan jaringan kereta api baru ini bertujuan membantu Rusia mempertahankan impor di tengah sanksi.
David Szakonyi, profesor ilmu politik di Universitas George Washington, mengatakan kepada Business Insider, bahwa hubungan perdagangan baru ini tidak hanya akan membantu penjualan minyak dan gas Rusia ke pasar alternatif tetapi juga akan membantu negara tersebut mengimpor barang-barang yang tidak dapat mereka beli. memproduksi sendiri karena kurangnya teknologi maju atau tenaga kerja.
“Agar perekonomian ini tidak runtuh, pemerintah Rusia perlu terus membina hubungan yang kuat dengan negara mana pun yang belum terkena sanksi,” katanya.
Pembatasan ini berdampak pada perdagangan Rusia dengan Eropa, yang secara tradisional merupakan pasar terbesar Rusia.
Rusia sejauh ini telah berhasil menjaga perekonomiannya tetap baik dengan mengalihkan perdagangannya ke pasar alternatif termasuk India, China, dan Iran, yang terakhir juga mendapat sanksi berat dari Barat. Sambungan jaringan kereta api baru ini bertujuan membantu Rusia mempertahankan impor di tengah sanksi.
David Szakonyi, profesor ilmu politik di Universitas George Washington, mengatakan kepada Business Insider, bahwa hubungan perdagangan baru ini tidak hanya akan membantu penjualan minyak dan gas Rusia ke pasar alternatif tetapi juga akan membantu negara tersebut mengimpor barang-barang yang tidak dapat mereka beli. memproduksi sendiri karena kurangnya teknologi maju atau tenaga kerja.
“Agar perekonomian ini tidak runtuh, pemerintah Rusia perlu terus membina hubungan yang kuat dengan negara mana pun yang belum terkena sanksi,” katanya.
(wbs)
Lihat Juga :