Australia Larang Anak di Bawah 16 Tahun Main Sosmed

Jum'at, 13 September 2024 - 13:21 WIB
loading...
Australia Larang Anak...
Sosial Media.FOTO/ DAILY
A A A
LONDON - Australia akan memberlakukan larangan terhadap anak-anak menggunakan media sosial dengan menetapkan batas usia minimal 16 tahun.


Seperti dilansir dari Daily Mail, perdana Menteri Anthony Albanese yang mengumumkan masalah tersebut mengatakan bahwa undang-undang federal untuk menjauhkan anak-anak dari media sosial akan diberlakukan tahun ini.

Albanese juga menggambarkan dampak penggunaan media sosial terhadap generasi muda sebagai sebuah bencana.

Namun, kata dia, usia minimum anak untuk masuk ke situs seperti Facebook, Instagram, dan TikTok belum ditentukan, namun diperkirakan berusia sekitar 14 hingga 16 tahun.

Albanese menambahkan, prioritasnya adalah memblokir pengguna media sosial yang berusia di bawah 16 tahun.

“Saya ingin melihat anak-anak meletakkan perangkat mereka dan pergi ke lapangan, kolam renang, atau lapangan tenis,''

“Kami ingin mereka mempunyai pengalaman dengan orang-orang nyata karena kami tahu bahwa media sosial menyebabkan kerugian sosial,''

“Kami juga tahu bahwa ada implikasi kesehatan mental yang harus dihadapi oleh banyak anak muda,” katanya kepada saluran televisi ABC.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Elon Musk Tegaskan Akan...
Elon Musk Tegaskan Akan Bertahan di Gedung Putih hingga Misi DOGE Tuntas
Grok Kecerdasan Buatan...
Grok Kecerdasan Buatan Elon Musk Bermasalah dengan Pemerintah AS
Blokir Konten yang Dicap...
Blokir Konten yang Dicap Berbahaya , X Gugat India
Buih Misterius Bermunculan...
Buih Misterius Bermunculan di Laut Australia
Elon Musk Umumkan X...
Elon Musk Umumkan X Diserang Besar-besaran
Microsoft Gabungkan...
Microsoft Gabungkan xAI, Meta, dan DeepSeek demi CoPilot
Meta Ingin Tambah Perangkat...
Meta Ingin Tambah Perangkat Pintar di Robot Humanoid Miliknya
Benua Australia dan...
Benua Australia dan Asia Diklaim Ilmuwan Bakal Bertabrakan
Meta Tidak Izinkan Pengguna...
Meta Tidak Izinkan Pengguna Menyimpan File Video Live di Facebook
Rekomendasi
Harga Minyak Ikut Lunglai...
Harga Minyak Ikut Lunglai Terpukul Tarif Resiprokal Trump
Siapa Sultan Qaboos?...
Siapa Sultan Qaboos? Penguasa Oman yang Berkuasa 50 Tahun setelah Menggulingkan Ayahnya dalam Kudeta Istana
Pihak Ketiga Berusaha...
Pihak Ketiga Berusaha Gagalkan Perundingan AS-Rusia, Siapa Mereka?
Berita Terkini
Dituduh Pindah Warganegara...
Dituduh Pindah Warganegara Singapura, Pendiri ByteDance Zhang Yiming Angkat Bicara
2 jam yang lalu
Bantu Pemain Menang,...
Bantu Pemain Menang, Microsoft Luncurkan Copilot for Gaming
3 jam yang lalu
Asteroid 2024 YR4 Diklaim...
Asteroid 2024 YR4 Diklaim Akan Menabrak Bulan
3 jam yang lalu
Peta Geologi Bumi dengan...
Peta Geologi Bumi dengan Lempeng Tektonik Terbaru Diterbitkan
5 jam yang lalu
China Luncurkan Robot...
China Luncurkan Robot Tangan yang Punya Sensitivitas seperti Jari Manusia
14 jam yang lalu
Kota Kelahiran Cleopatra...
Kota Kelahiran Cleopatra Ditemukan setelah Ribuan Tahun Menghilang
15 jam yang lalu
Infografis
5 Negara dengan Umat...
5 Negara dengan Umat Islam Terbanyak di Dunia Tahun 2025
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved