Australia Bakal Melarang Anak di Bawah Umur dari Media Sosial: Minimal 16 Tahun!

Rabu, 11 September 2024 - 19:45 WIB
loading...
Australia Bakal Melarang...
Pendidikan tentang penggunaan media sosial yang sehat dan pengawasan orang tua juga memainkan peran penting dalam melindungi anak-anak secara online. Foto: Getty Images
A A A
JAKARTA - Pemerintah Australia berencana untuk melarang anak-anak di bawah usia tertentu (kemungkinan 14-16 tahun) dari mengakses media sosial.

Perdana Menteri Anthony Albanese menyebut bahwa ia berencana memperkenalkan undang-undang ke parlemen pada akhir 2024 untuk memblokir anak-anak dari media sosial dan platform digital lainnya kecuali mereka berusia di atas usia tertentu. Kemungkinan antara 14 dan 16 tahun.

Langkah ini mengikuti kekhawatiran yang berkembang tentang dampak negatif media sosial terhadap kesehatan mental dan kesejahteraan anak-anak. Namun, rencana ini menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana larangan tersebut akan diterapkan dan apakah akan efektif.

Metode Verifikasi Usia

Beberapa situs, seperti Instagram, sudah menggunakan verifikasi usia terbatas. Namun, belum ada metode yang seragam di seluruh industri.

Hal ini masih menimbulkan banyak sekali pertanyaan. Bagaimana larangan tersebut dapat dapat ditegakkan atau berlaku efektif?
Beberapa situs, seperti Instagram, sudah menggunakan verifikasi usia terbatas untuk beberapa pengguna.

Kebanyakan pendukung menyarankan Australia mengikuti contoh Inggris. Skema Inggris masih dalam tahap awal dan hanya berlaku untuk situs dewasa, bukan media sosial.

Inggris menguraikan lima cara memverifikasi usia pengguna. Namun, beberapa tidak akan berfungsi untuk anak di bawah 16 tahun:

- Mengizinkan bank untuk mengonfirmasi bahwa pengguna berusia di atas 18 tahun.

- Mengizinkan penyedia layanan seluler untuk mengonfirmasi bahwa pengguna adalah orang dewasa.

- Pemeriksaan kartu kredit: pemegang kartu kredit di Inggris harus berusia di atas 18 tahun; situs web dapat memeriksa dengan penerbit bahwa kartu tersebut valid.

- Meminta pengguna situs untuk mengunggah foto yang kemudian dicocokkan dengan foto ID.

- Penggunaan teknologi estimasi usia wajah.

Dalam roadmap untuk verifikasi usia tahun lalu, komisaris eSafety merekomendasikan "pendekatan tokenisasi double-blind". Yaitu token berbasis perangkat di mana penyedia pihak ketiga mentransfer informasi bukti usia antara situs dan penyedia jaminan usia, untuk melindungi privasi pengguna.

Baca Juga: Alasan Platform Media Sosial X Diblokir di Brasil

Meta, perusahaan induk Facebook dan Instagram, juga telah menganjurkan verifikasi pada tingkat perangkat - yang berarti Google dan Apple akan memverifikasi usia orang yang ingin mengunduh aplikasi media sosial tertentu.

Apakah akan berhasil?

Di Amerika, negara bagian Utah dan Louisiana sudah pernah melakukan verifikasi usia. Dampaknya, ada peningkatan hampir 1.000% dan tiga kali lipat masing-masing dalam penggunaan teknologi jaringan pribadi virtual (VPN) untuk melewatipembatasan.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
X Batasi Pengguna Gratis...
X Batasi Pengguna Gratis hanya 50 Tweet Sehari
Akun Roblox Anak di...
Akun Roblox Anak di Bawah 16 Tahun Akan Dinonaktifkan Mulai 28 Maret, Ini Faktanya
Mark Zuckerberg Diseret...
Mark Zuckerberg Diseret ke Pengadilan Kasus Dampak Medsos terhadap Anak-anak
Turki Terapkan Aturan...
Turki Terapkan Aturan Baru di Medsos untuk Melindungi Anak-anak
TikTok Dipaksa Matikan...
TikTok Dipaksa Matikan Fitur Infinity Scroll karena Menyebabkan Kecanduan
Menyerupai GIF, Threads...
Menyerupai GIF, Threads Mulau Menguji Stiker Animasi
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Slopaganda: Propaganda...
Slopaganda: Propaganda Massal di Era AI
Denny JA Soroti Kerusuhan...
Denny JA Soroti Kerusuhan Agustus 2025 dalam Perspektif Kelas Rentan Digital
Rekomendasi
MSIN Paparkan Strategi...
MSIN Paparkan Strategi Streaming Global di APOS 2026, V+Short Tembus 5 Juta Unduhan
Kasus Silmy Karim Cs,...
Kasus Silmy Karim Cs, KPK Geledah Kantor Imigrasi Denpasar
Dukung Penangkapan Roy...
Dukung Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa, Peradi Bersatu Minta Polisi Tak Tunduk Tekanan Opini Publik
Berita Terkini
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
SpaceX: IPO Terbesar...
SpaceX: IPO Terbesar Sejarah, Eforia Tercepat yang Menguap
LG Pasang Taruhan Besar:...
LG Pasang Taruhan Besar: AI Jadi Jantung Seisi Rumah
Infografis
Garuda Biru Tolak PPN...
Garuda Biru Tolak PPN 12% Menggema di Media Sosial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved