Dahsyatnya Agent Oranye, Senjata Biologis AS di Perang Vietnam

Rabu, 11 September 2024 - 19:00 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Daniel Ellsberg Pengungkap Kebohongan AS soal Perang Vietnam Meninggal pada Usia 92 Tahun

Saat hutan mati, begitu pula tanaman. Kelaparan, kekurangan gizi, dan kelaparan melanda. Pada akhir perang, lebih dari 3,6 juta hektare telah disemprot dengan Herbisida Pelangi.

Begitu pula jutaan orang Vietnam. Meskipun perkiraannya bervariasi, pemerintah Vietnam mengatakan bahwa 4 juta orang terkena bahan kimia, 3 juta di antaranya sekarang menderita konsekuensi kesehatan. Tentara Amerika juga telah terkena herbisida, yang diyakinkan oleh atasan mereka bahwa hal itu tidak menimbulkan risiko.

Dioksin dalam Agent Orange memasuki aliran darah setelah dimakan atau disentuh, menumpuk dalam rantai makanan, dan dapat menyebabkan masalah reproduksi, kanker, gangguan hormonal, kerusakan sistem kekebalan, dan masalah perkembangan.

Tanah yang terkontaminasi, hilangnya hutan permanen, erosi tanah, dan kerusakan lingkungan lainnya telah menghantui Vietnam selama bertahun-tahun. Butuh bertahun-tahun bagi militer Amerika Serikat untuk mengakui Agent Oranye memang berbahaya.

Sementara itu, anak-anak dari veteran dan orang-orang Vietnam yang terkena Agent Oranye lahir dengan cacat lahir dan penyakit serius. Hanya di Amerika Serikat saja, sebuah analisis ProPublica menunjukkan, seorang anak yang lahir dari seorang veteran yang terkena Agent Orange tiga kali lebih mungkin dilahirkan dengan cacat lahir. Dan di Vietnam, orang-orang yang tinggal di bawah hujan bahan kimia pelangi telah mengalami generasi demi generasi efek kesehatan.

Meski telah menggunakan senjata kimia mematikan AS tetap kalah dalam perang Vietnam. Pada Januari 1973, Amerika Serikat dan Vietnam Utara menandatangani perjanjian perdamaian. Dalam perjanjian ini AS sepakat segera menarik pasukannya.

Namun, setelah kekalahan Amerika di Perang Vietnam, pertikaian Vietnam Utara dan Selatan masih berlanjut hingga 30 April 1975. Perang baru berakhir setelah Vietman Utara berhasil merebut Saigon kemudian mengganti namanya menjadi Ho Chi Minh.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
AS Berencana Pasang...
AS Berencana Pasang Senjata Nuklir untuk Pesawat Pembom B-1B Lancer
Donald Trump Minta Pentagon...
Donald Trump Minta Pentagon Buka Semua Data Soal UFO dan Alien
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
Rekomendasi
Prabowo Disebut Minta...
Prabowo Disebut Minta Nanik Jadi Dewas BGN, Mensesneg: Pengalamannya Bisa Membantu
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
Berita Terkini
Samsung Bentuk Divisi...
Samsung Bentuk Divisi Robotika Khusus Mempercepat Strategi AI
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
Motorola Razr Fold Diluncurkan,...
Motorola Razr Fold Diluncurkan, Lipatan Smartphone Tidak Terlihat
Bug Windows 11 Terdeteksi...
Bug Windows 11 Terdeteksi Menguras Penyimpanan SSD Pengguna hingga 70GB
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved