Mirip Neraka, Planet Ini Mendidih dan Diguyur Hujan Besi
Rabu, 11 September 2024 - 17:00 WIB
loading...
A
A
A
Planet ini memiliki orbit yang sangat dekat dengan bintang induknya dan menyelesaikan satu orbit Bumi dalam 1,8 hari. Kedekatannya dengan bintang menyebabkan suhu di siang hari lebih dari 2.000 derajat Celsius. Menurut para peneliti, panas yang sangat intens ini menguapkan besi, yang kemudian mengembun menjadi cair saat suhu turun dan jatuh kembali ke permukaan sebagai hujan besi.
Baca Juga: Temuan Terbaru, Planet Merkurius Ternyata Penuh Berlian
Tim astronom, beberapa anggotanya dari Universitas Jenewa, mengumumkan temuan mereka di jurnal Astronomy & Astrophysics. Para ilmuwan ini mengamati fenomena angin besi yang intens di atmosfer WASP-76b.
Astronom mempelajari planet ini sejak ditemukan untuk memahami mekanisme atmosfer Jupiter yang sangat panas. Planet asing ini selalu menarik perhatian, bahkan pelangi juga terdeteksi di planet ini pada bulan April lalu.
Para ilmuwan telah mengamati sisi siang planet ini menggunakan spektrograf ESPRESSO yang dipasang di Teleskop Sangat Besar milik Observatorium Eropa Selatan.
Baca Juga: Temuan Terbaru, Planet Merkurius Ternyata Penuh Berlian
Tim astronom, beberapa anggotanya dari Universitas Jenewa, mengumumkan temuan mereka di jurnal Astronomy & Astrophysics. Para ilmuwan ini mengamati fenomena angin besi yang intens di atmosfer WASP-76b.
Astronom mempelajari planet ini sejak ditemukan untuk memahami mekanisme atmosfer Jupiter yang sangat panas. Planet asing ini selalu menarik perhatian, bahkan pelangi juga terdeteksi di planet ini pada bulan April lalu.
Para ilmuwan telah mengamati sisi siang planet ini menggunakan spektrograf ESPRESSO yang dipasang di Teleskop Sangat Besar milik Observatorium Eropa Selatan.
(msf)
Lihat Juga :