Palianytsia, Senjata Misterius Ukraina yang Bikin Rusia Kelabakan

Senin, 09 September 2024 - 06:39 WIB
loading...
A A A
FAB-250 yang ditingkatkan, dengan berat 250 kg, dapat melayang sejauh 70 km hingga mengenai targetnya. Bom melayang yang lebih berat dengan berat 500-1000 kg memiliki jangkauan yang lebih pendek, yaitu 50-70 km.

Versi canggih dari bom-bom ini telah melihat mesin dipasang pada FAB-250 yang ditingkatkan, memperpanjang jangkauan mereka hingga 90 km.

Persediaan bom FAB Rusia pada dasarnya tidak terbatas: mereka diproduksi pada akhir Perang Dunia II dalam "kuantitas yang tidak bisa dibayangkan" dan sekarang Rusia telah melanjutkan produksinya di pabrik Arsenal 53. Bahan peledak itu sendiri mungkin sudah usang tetapi cangkang logamnya bisa diisi dengan bahan peledak baru.

Ukraina memiliki sedikit cara untuk melawan bom-bom ini, yang telah menghancurkan wilayah garis depan. Mengapa Ukraina tidak juga mengubah persediaan FAB era Sovietnya menjadi bom melayang yang mematikan, seperti yang dilakukan Rusia? Ukraina memiliki jet yang jauh lebih sedikit untuk dipertaruhkan dibandingkan Rusia.

Tidak demikian halnya dengan drone. UAV dengan sistem panduan yang baik dapat memanfaatkan cadangan FAB lama Ukraina tanpa takut kehilangan jet militer yang berharga dan menyerang objek 700 km jauhnya, dan Ukraina sedang mendekati penciptaan drone dengan daya angkat seperti itu.

Palianytsia dengan hulu ledak teoritis hingga 100 kg sudah melebihi muatan 40-50 kg dari drone kamikaze Shahed-136 yang dirancang Iran yang diluncurkan Rusia secara massal ke Ukraina. Namun, ini jauh lebih kecil daripada muatan rudal jelajah. Rudal Storm Shadow, Taurus, dan Kh-101 membawa 400-480 kg bahan peledak.

Masa depan drone Ukraina Palianytsia kemungkinan terlibat dalam serangan drone besar-besaran Ukraina baru-baru ini di Rusia, ketika pihak berwenang Rusia melaporkan 158 drone dijatuhkan di 15 wilayah, termasuk ibu kota Moskow.

"Ini kemungkinan adalah ujian akhir dari berbagai jenis drone jarak jauh Ukraina dengan sistem panduan yang berbeda sebelum membuat keputusan tentang produksi massal mereka," kata Kryvolap.

Ahli penerbangan mengatakan banyak faktor terlibat agar Ukraina mencapai tahap membuat serangan yang lebih besar dan terkoordinasi seperti itu. Drone-drone tersebut perlu memiliki peta elevasi 3D yang detail dan diprogram untuk menyerang objek tertentu.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DARPA Kembangkan Sistem...
DARPA Kembangkan Sistem Anti Drone untuk Kapal Kargo
3 Drone Israel Paling...
3 Drone Israel Paling Canggih untuk Serang Lawannya, Salah Satunya Mampu Menyerang Tanpa Terdeteksi
Mengerikan! China Bikin...
Mengerikan! China Bikin Drone Mungil yang Bisa Tembakkan Laser Pemotong Logam!
OpenAI Bantu AS Memproduksi...
OpenAI Bantu AS Memproduksi Drone Canggih Berbahaya
Drone vs. Drone! Ukraina...
Drone vs. Drone! Ukraina Ciptakan Sting untuk Lawan Shahed Iran Milik Rusia!
Kehebatan Tzeva Adom,...
Kehebatan Tzeva Adom, Senjata Canggih yang Dipasok Israel untuk Melawan Rusia
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Rekomendasi
IHSG Kembali ke Level...
IHSG Kembali ke Level 6 Ribuan usai Melesat 4,24%, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.749 Triliun
Pimpin Panen Raya di...
Pimpin Panen Raya di Malang, Prabowo: Bukti TNI Hadir Perkuat Kemandirian Pangan
Mengenal Slavko Vincic,...
Mengenal Slavko Vincic, Wasit Final Piala Dunia 2026 yang Pelit Kartu
Berita Terkini
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Perkuat Jaringan di...
Perkuat Jaringan di Jatim, XLSMART Perluas 5G Blanket Coverage di 8 Kabupaten/Kota
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
5 Rekomendasi Laptop...
5 Rekomendasi Laptop Terbaik untuk Kerja Kantoran di Tahun 2026
500 Pairs Aset Kripto...
500 Pairs Aset Kripto Bantu Menavigasi Ekosistem Digital
Perkuat Pasar Teknologi...
Perkuat Pasar Teknologi Nasional, Bachrum Lubis Siap Pimpin StratLogic.AI Akselerasi Transformasi AI Indonesia
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved