Mengapa Jepang Disebut Sarang UFO Nomor 1 Dunia?

Senin, 02 September 2024 - 08:00 WIB
loading...
Mengapa Jepang Disebut...
Banyak laporan penampakan UFO di Jepang dari masa ke masa. Foto/Flickr
A A A
JAKARTA - Tahun ini menandai peringatan 50 tahun penampakan UFO paling terkenal di Jepang, tepatnya di Kofu, Prefektur Yamanashi. Sejak saat itu banyak temuan serupa sehingga Jepang disebut sarang UFO.

Popular Mechanics melansir sejarah penampakan UFO di Jepang, Senin (2/9/2024) ketika dua anak laki-laki mengklaim bertemu dengan alien setelah melihat piring terbang. Sebuah penampakan mini UFO kabarnya tertangkap di Prefektur Kochi pada 1972. Beberapa penampakan pada 1974 di Prefektur Hokkaido melengkapi apa yang disebut penggemar UFO sebagai "tiga besar" insiden UFO klasik di Jepang.

Sepanjang 1970-an, penduduk di dan sekitar kota Iino, dekat Gunung Senganmori juga melaporkan penampakan yang sering terjadi yang dikaitkan dengan kekuatan spiritual dan magnetis di wilayah tersebut. Prefektur Fukushima terus menarik perhatian terkait UFO, terutama dalam beberapa dekade terakhir.

Bahkan, sejumlah penampakan UFO baru-baru ini di Jepang terjadi di sekitar fasilitas nuklir. Forum online dan akun YouTube penuh dengan deskripsi dan video tentang cahaya yang bergerak dan fenomena anomali tak dikenal (istilah modern untuk UFO) di langit Fukushima setelah bencana nuklir yang terjadi pada 2011.

Ketika laporan tentang fenomena anomali tak dikenal (UAP) mulai mengalir dari fasilitas nuklir atau pertahanan suatu negara, tampaknya pemerintah mulai menanggapi ancaman ini dengan lebih serius.

Baca Juga: Sepanjang 2021, Jepang Catat 452 Penampakan UFO Alien

Pejabat Jepang bertemu pada 28 Mei 2024 lalu untuk mengumumkan pembentukan lebih dari 80 anggota kelompok bipartisan yang akan menyelidiki peningkatan penampakan UAP di dalam negeri, terutama di wilayah Fukushima. Badan investigasi baru ini muncul setelah Angkatan Laut AS tahun lalu—mengungkapkan pengalaman para pilot dengan pesawat yang mampu melakukan manuver yang mustahil—dan investigasi Kongres terhadap laporan tersebut. Akibatnya, Departemen Pertahanan AS menciptakan All-Domain Anomaly Resolution Office (AARO) pada Juli 2022 untuk mengkaji lebih serius ancaman yang mungkin ditimbulkan oleh UAP.

Demikian pula, respons Jepang terhadap penampakan yang terus berlanjut di Negeri Matahari Terbit menunjukkan bagaimana cahaya-cahaya di langit sekarang dianggap sebagai ancaman keamanan nasional yang layak untuk diselidiki secara resmi. Namun, itu tidak berarti bahwa mengungkap kebenarannya akan mudah.

Alien, Drone, Burung, atau Mitos


Fisikawan dan profesor di Universitas Harvard Avi Loeb, Ph.D. mengapresiasi pendekatan Jepang yang melihat penampakan UFO dengan lebih serius. "Di bidang UAP, ada skeptis dan ada yang percaya. Sayangnya, tidak ada dari mereka yang melakukan kerja keras," katanya.

Maka, ia menganggap penting untuk melihat upaya pemerintah seperti AARO yang meneliti UAP secara objektif. Dalam kedua kasus, pemerintah Jepang mempertimbangkan kemungkinan ancaman keamanan, tetapi tidak mencoba untuk membantahnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apakah Kehidupan di...
Apakah Kehidupan di Planet Mirip Bumi K2-18b Memang Ada?
Jepang Siap Bangun Kapal...
Jepang Siap Bangun Kapal Perang Super Terbesar dalam Sejarah
Donald Trump Minta Pentagon...
Donald Trump Minta Pentagon Buka Semua Data Soal UFO dan Alien
Mengungkap Motif di...
Mengungkap Motif di Balik Rilis Dokumen Rahasia UFO oleh AS dan Parlemen Jepang
Jejak Molekuler Aneh...
Jejak Molekuler Aneh Ungkap Petunjuk tentang Kehidupan di Luar Angkasa
Jepang Menggunakan Monster...
Jepang Menggunakan Monster Serigala untuk Menghalau Beruang
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
Suvenir Kapal Perang...
Suvenir Kapal Perang Mikasa dari Menhan Jepang untuk Presiden Prabowo
Rekomendasi
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Pendaftaran Kartu Huma...
Pendaftaran Kartu Huma Betang Sejahtera Kini Berbasis Digital, Masyarakat Kalteng Bisa Daftar Melalui humabetang.id
Trauma Kematian Anak,...
Trauma Kematian Anak, Tamara Tyasmara Tutup Hati untuk Pacar Baru: Sekarang Harus Selektif!
Berita Terkini
Komputer Kuantum Optik...
Komputer Kuantum Optik Bakal Jadi Kebutuhan Energi AI
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
Mau Traveling Keluarga...
Mau Traveling Keluarga Lebih Menyenangkan? Ikuti 5 Tips ala Tika Nurjanah
Beda Jauh dengan GPS,...
Beda Jauh dengan GPS, Kenapa AirTag dan Smart Tag Sering Telat Update Lokasi?
Di Balik Pemblokiran...
Di Balik Pemblokiran AI Tercanggih Anthropic Fable 5: Berantem dengan Pemerintah AS
Ridho Sadewo Bongkar...
Ridho Sadewo Bongkar 7 Strategi Free Fire yang Bikin Peluang Booyah Lebih Besar
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved