Langka, Pedang Samurai Abad ke-17 Ditemukan di Jerman
Sabtu, 24 Agustus 2024 - 17:02 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: 10 Prajurit Samurai Paling Terkenal dalam Sejarah, Nomor 9 Mampu Mempersatukan Jepang
Setelah diperiksa intens oleh Museum Prasejarah dan Sejarah Awal, konservator menemukan jejak kayu dan lapisan tekstil pada gagang yang masih terawetkan. Peneliti juga mengidentifikasi motif Daikokuten pada ferrule, yaitu dewa sinkretis Jepang yang melambangkan keberuntungan, kekayaan, rumah tangga, pertanian, kesuburan, seksualitas, dan perang. Dalam mitologi Jepang, Daikokuten juga merupakan salah satu dari Tujuh Dewa Keberuntungan.
“Dekorasi meleleh dari motif bunga krisan dan garis air juga ditemukan pada pelindungnya. Berdasarkan motif dan gaya, gagang tersebut dapat diduga berasal dari periode Edo pada abad ke-17 hingga ke-19 M,” tulis pihak Museum Negara Bagian Berlin dalam pernyataan pers.
Wakizashi yang ditemukan di ruang bawah tanah di Berlin ini masih menyimpan berbagai spekulasi. Para peneliti memprediksi bahwa pedang tersebut hadiah dari Misi Takenouchi pada 1862 atau Misi Iwakura antara 1871 dan 1873.
Setelah diperiksa intens oleh Museum Prasejarah dan Sejarah Awal, konservator menemukan jejak kayu dan lapisan tekstil pada gagang yang masih terawetkan. Peneliti juga mengidentifikasi motif Daikokuten pada ferrule, yaitu dewa sinkretis Jepang yang melambangkan keberuntungan, kekayaan, rumah tangga, pertanian, kesuburan, seksualitas, dan perang. Dalam mitologi Jepang, Daikokuten juga merupakan salah satu dari Tujuh Dewa Keberuntungan.
“Dekorasi meleleh dari motif bunga krisan dan garis air juga ditemukan pada pelindungnya. Berdasarkan motif dan gaya, gagang tersebut dapat diduga berasal dari periode Edo pada abad ke-17 hingga ke-19 M,” tulis pihak Museum Negara Bagian Berlin dalam pernyataan pers.
Wakizashi yang ditemukan di ruang bawah tanah di Berlin ini masih menyimpan berbagai spekulasi. Para peneliti memprediksi bahwa pedang tersebut hadiah dari Misi Takenouchi pada 1862 atau Misi Iwakura antara 1871 dan 1873.
(msf)
Lihat Juga :