Ini Tanda Seseorang Lebih Cerdas dari Rata-rata Manusia Biasa
Rabu, 21 Agustus 2024 - 14:00 WIB
loading...
A
A
A
Keberanian ini dapat merangsang perilaku ke arah tingkat pengambilan risiko yang lebih tinggi pada orang yang sudah cenderung beradaptasi untuk mengatasi situasi tersebut secara optimal.
Baca Juga: 10 Ciri-ciri Orang Cerdas dan Jenius yang Kadang Tak Disadarinya
"Kita harus berhenti menganggap keberanian dan keinginan mengambil risiko hanya sebagai pola perilaku yang tidak diinginkan dan tidak terkendali. Mencari tantangan membantu merangsang otak, itulah mungkin mengapa pengambil risiko memiliki lebih banyak white matter," katanya.
Dr Moe menambahkan bahwa semua bahan kimia otak positif merespons dalam kondisi seperti itu, mendorong faktor pertumbuhan yang berkontribusi pada perkembangan jaringan saraf yang kuat yang membentuk dasar keterampilan fisik dan mental manusia.
"Intinya di sini adalah jika akan mengambil risiko, Anda harus memiliki keterampilan yang diperlukan. Dan ini harus dipelajari. Sayangnya, banyak yang gagal selama proses pembelajaran ini — dengan konsekuensi tragis. Jadi inilah mengapa kami menyusun temuan kami dengan sudut pandang Darwinian — dibutuhkan otak untuk mengambil risiko," tuturnya.
Baca Juga: 10 Ciri-ciri Orang Cerdas dan Jenius yang Kadang Tak Disadarinya
"Kita harus berhenti menganggap keberanian dan keinginan mengambil risiko hanya sebagai pola perilaku yang tidak diinginkan dan tidak terkendali. Mencari tantangan membantu merangsang otak, itulah mungkin mengapa pengambil risiko memiliki lebih banyak white matter," katanya.
Dr Moe menambahkan bahwa semua bahan kimia otak positif merespons dalam kondisi seperti itu, mendorong faktor pertumbuhan yang berkontribusi pada perkembangan jaringan saraf yang kuat yang membentuk dasar keterampilan fisik dan mental manusia.
"Intinya di sini adalah jika akan mengambil risiko, Anda harus memiliki keterampilan yang diperlukan. Dan ini harus dipelajari. Sayangnya, banyak yang gagal selama proses pembelajaran ini — dengan konsekuensi tragis. Jadi inilah mengapa kami menyusun temuan kami dengan sudut pandang Darwinian — dibutuhkan otak untuk mengambil risiko," tuturnya.
(msf)
Lihat Juga :