Zona Megathrust di Indonesia Berpotensi Picu Tsunami, Ini Titik-titiknya
Selasa, 20 Agustus 2024 - 21:40 WIB
loading...
A
A
A
"Zona megathrust adalah zona subduksi yang berada pada zona seismogenik yang memiliki lebar 50-150 Km, yang dimulai kedalaman batas atas dari zona seismogenik yaitu sekitar 5-10 Km dan biasanya memiliki suhu sekitar 100-150 derajat celcius," ucap Yudhicara.
"Dan batas bawah pada kedalaman 25-55 Km di bawah permukaan dasar laut, biasanya memiliki suhu sekitar 350-450 derajat celceius atau dikontrol oleh baji serpentinisasi," tambahnya.
Yudhicara menyebut, beberapa studi menguhubungkan gempa besar sepanjang megathrust dengan kecepatan konvergem, umur lempeng, suplai sedimen, morfologi dasar laut dan pemekaran busur belakang.
"Variabel yang mempengaruhi stabil atau tidak stabil proses penunjaman lempeng antara lain efektifitas normal stress, suhu dari pemanasan gesekan, sifat material seperti komposisi batuan dan sedimen, permiabilitas dan kekasaran permukaan lempang yang menunjam," katanya.
Menurutnya, kompleksitas sifat geser megathrust lebih menonjol di kedalaman kurang dari 15 Km di bawah dasar laut.
"Dan batas bawah pada kedalaman 25-55 Km di bawah permukaan dasar laut, biasanya memiliki suhu sekitar 350-450 derajat celceius atau dikontrol oleh baji serpentinisasi," tambahnya.
Yudhicara menyebut, beberapa studi menguhubungkan gempa besar sepanjang megathrust dengan kecepatan konvergem, umur lempeng, suplai sedimen, morfologi dasar laut dan pemekaran busur belakang.
"Variabel yang mempengaruhi stabil atau tidak stabil proses penunjaman lempeng antara lain efektifitas normal stress, suhu dari pemanasan gesekan, sifat material seperti komposisi batuan dan sedimen, permiabilitas dan kekasaran permukaan lempang yang menunjam," katanya.
Menurutnya, kompleksitas sifat geser megathrust lebih menonjol di kedalaman kurang dari 15 Km di bawah dasar laut.
Lihat Juga :