Temuan 123 Simbol Maya Ungkap Keberadaan Kota Misterius yang Hilang
Jum'at, 16 Agustus 2024 - 14:54 WIB
loading...
A
A
A
Lempengan batu tersebut mengandung 123 simbol yang diukir dengan cermat. Simbol-simbol ini memberikan informasi berharga tentang sejarah dan budaya Maya yang belum sepenuhnya dipahami sebelumnya.
Prasasti pada lempengan tersebut menyebutkan pendirian kota Keh Witz Nal atau "Gunung Rusa" pada 12 Mei 569 M. Ini memberikan wawasan baru tentang tanggal-tanggal penting dalam sejarah kota dan bagaimana kota ini berhubungan dengan Cobá.
:
Simbol pada lempengan juga menyebutkan K'awiil Ch'ak Chéen, seorang penguasa Maya yang sebelumnya tidak dikenal. Nama ini mengacu pada K'awiil, dewa petir Maya, yang menunjukkan bahwa penguasa tersebut mungkin memiliki hubungan penting dengan aspek keagamaan dan spiritual masyarakat Maya.
Selain K'awiil Ch'ak Chéen, lempengan juga merujuk pada dewa-dewa lain seperti Bolón Tz'akab Ajaw, yang merupakan penguasa dari banyak generasi. Ini menggambarkan bagaimana leluhur dan dewa-dewa dianggap memiliki pengaruh besar terhadap masyarakat Maya dan keberadaan kota.
Temuan ini tidak hanya menambah pengetahuan tentang Cobá tetapi juga tentang jaringan kota-kota Maya lainnya dan bagaimana mereka saling berhubungan. Prasasti ini memberikan wawasan tentang bagaimana kota-kota Maya menganggap diri mereka dalam konteks sejarah dan keagamaan.
Institut Antropologi dan Sejarah Nasional Meksiko (INAH) sedang melakukan pekerjaan hati-hati untuk mengungkap dan memulihkan monumen-monumen yang tersembunyi di hutan.
Prasasti pada lempengan tersebut menyebutkan pendirian kota Keh Witz Nal atau "Gunung Rusa" pada 12 Mei 569 M. Ini memberikan wawasan baru tentang tanggal-tanggal penting dalam sejarah kota dan bagaimana kota ini berhubungan dengan Cobá.
:
Simbol pada lempengan juga menyebutkan K'awiil Ch'ak Chéen, seorang penguasa Maya yang sebelumnya tidak dikenal. Nama ini mengacu pada K'awiil, dewa petir Maya, yang menunjukkan bahwa penguasa tersebut mungkin memiliki hubungan penting dengan aspek keagamaan dan spiritual masyarakat Maya.
Selain K'awiil Ch'ak Chéen, lempengan juga merujuk pada dewa-dewa lain seperti Bolón Tz'akab Ajaw, yang merupakan penguasa dari banyak generasi. Ini menggambarkan bagaimana leluhur dan dewa-dewa dianggap memiliki pengaruh besar terhadap masyarakat Maya dan keberadaan kota.
Temuan ini tidak hanya menambah pengetahuan tentang Cobá tetapi juga tentang jaringan kota-kota Maya lainnya dan bagaimana mereka saling berhubungan. Prasasti ini memberikan wawasan tentang bagaimana kota-kota Maya menganggap diri mereka dalam konteks sejarah dan keagamaan.
Institut Antropologi dan Sejarah Nasional Meksiko (INAH) sedang melakukan pekerjaan hati-hati untuk mengungkap dan memulihkan monumen-monumen yang tersembunyi di hutan.
Lihat Juga :