Terlalu Pintar, OpenAI Evaluasi Risiko Fitur GPT-4o

Jum'at, 09 Agustus 2024 - 13:50 WIB
loading...
Terlalu Pintar, OpenAI...
OpenAI Evaluasi Risiko Fitur GPT-4o. FOTO/ DAILY
A A A
SEOUL - OpenAI telah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap model bahasa besar terbaru mereka, GPT-4o , dan menemukan bahwa model ini memiliki risiko sedang, terutama dalam hal kemampuannya untuk memanipulasi opini.

BACA JUGA - Perbankan Dituntut Gunakan Teknologi Berbasis Kecerdasan Buatan

Meskipun secara keseluruhan GPT-4o tidak lebih persuasif daripada teks yang ditulis manusia, namun ada beberapa contoh di mana model ini dapat lebih efektif dalam mempengaruhi pandangan orang.

Kemampuan AI untuk memanipulasi opini memiliki implikasi yang luas, mulai dari penyebaran disinformasi hingga pengaruh pada keputusan politik.

Meskipun risiko keamanan siber dinilai rendah, namun potensi penyalahgunaan model untuk membuat deepfake atau konten palsu lainnya tetap menjadi perhatian serius.

Apa saja fitur-fitur unggulan GPT-4o ini? Berikut ulasannya:

1. Personalisasi yang Lebih Canggih

Fitur personalisasi dalam GPT-4o memungkinkan pengguna untuk menyesuaikan ton, gaya, dan formalitas jawaban yang diberikan.

Pengguna bisa memilih apakah ingin tanggapan yang lebih santai atau formal, yang sangat berguna dalam berbagai konteks, baik itu komunikasi sehari-hari, layanan pelanggan, atau aplikasi bisnis yang membutuhkan gaya bahasa khusus.

2. Pemahaman Kontekstual yang Ditingkatkan

Salah satu kemajuan terbesar dalam Chat GPT-4o adalah pemahaman kontekstual yang lebih baik. Model ini mampu mengingat dan menghubungkan informasi dari percakapan sebelumnya, memungkinkan interaksi yang lebih kohesif dan bermakna.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
AI Buatan China Meraih...
AI Buatan China Meraih Skor Sempurna di Olimpiade Matematika Dunia
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Universitas di AS Membatasi...
Universitas di AS Membatasi Mahasiswa Baru Menggunakan AI
Industri Musik Meluncurkan...
Industri Musik Meluncurkan Label AI untuk Melindungi Orisinalitas
Smartwatch AI, Kala...
Smartwatch AI, Kala Algoritma Mulai Membentuk Cara Kita Menilai Diri
Studi Kearney: Masa...
Studi Kearney: Masa Depan Ekonomi Bergantung Kemampuan Adaptasi dengan AI
AI Ubah Cara Mengelola...
AI Ubah Cara Mengelola Proyek, Kompetensi Project Manager Tetap Jadi Kunci Kepemimpinan
Rekomendasi
BGN Pecat Ratusan Pegawai,...
BGN Pecat Ratusan Pegawai, Sudaryono: Ada yang Terindikasi Judi Online hingga Ngentit Duit
Kuasa Hukum Ruben Onsu...
Kuasa Hukum Ruben Onsu Tantang Sarwendah Tunjukkan Surat Lelang Rumah
Tumbuh Bersama Danantara,...
Tumbuh Bersama Danantara, Pegadaian Catatkan Rekor Performa Positif Separuh Pertama 2026
Berita Terkini
Dukung Vokasi, LG Hadirkan...
Dukung Vokasi, LG Hadirkan Kelas Multimedia Modern di SMKN 2 Tangerang Selatan
Nothing Ear (3a): Berani...
Nothing Ear (3a): Berani Beda di Pasar yang Menghukum Merek Asing
Facebook Menguji Tampilan...
Facebook Menguji Tampilan Video Layar Penuh Mirip TikTok
Korsel Terjunkan Robot...
Korsel Terjunkan Robot PiBot untuk Kemudikan Kapal Perang
Venus Terdeteksi Sedang...
Venus Terdeteksi Sedang Merobek Dirinya Sendiri dari Dalam
Instagram Menguji Fitur...
Instagram Menguji Fitur Pengeditan Stories Tanpa Menghapus Postingan
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved