Arkeolog Temukan Pot Penuh Koin Emas di Turki
Sabtu, 03 Agustus 2024 - 09:26 WIB
loading...
Koin emas dengan gambar sosok pemanah yang ditemukan di Turki. Foto/Universitas Michigan
A
A
A
TURKI - Para arkeolog menemukan harta karun berupa pot yang penuh berisi koin- koin emas Yunani kuno di Turki . Koin-koin tersebut ditemukan di dalam ruangan di bawah sebuah rumah di Notion, kota Yunani kuno di Turki bagian barat.
Koin-koin tersebut menampilkan sosok pemanah yang berlutut, sebuah elemen desain yang digunakan untuk daric Persia dan dikeluarkan oleh Kekaisaran Persia. Para peneliti dari Universitas Michigan meyakini uang tersebut kemungkinan dicetak di Sardis, yang terletak sekitar 97 kilometer di timur laut Notion.
Para peneliti menduga para tentara bayaran menggunakan simpanan itu sebagai alat pembayaran, tetapi tidak jelas mengapa mereka menguburnya.
"Penemuan-penemuan yang berharga seperti itu dalam penggalian arkeologi yang terkontrol sangat jarang terjadi," kata Christopher Ratté, profesor seni dan arkeologi Mediterania kuno di Universitas Michigan dan direktur Notion Archaeological Survey, proyek yang memimpin penemuan koin tersebut, dilansir dari Live Science.
Baca Juga: Temuan Koin Emas Kuno Alexander Agung, Ungkap Sejarah Yunani
"Tidak ada yang pernah mengubur simpanan koin, terutama koin logam mulia, tanpa berniat mengambilnya kembali. Jadi hanya nasib buruk yang dapat menjelaskan harta karun semacam itu."
Beberapa petunjuk menunjukkan koin-koin tersebut dicetak pada suatu kurun waktu selama abad ke-5 SM. Para arkeolog menggunakan metode cap waktu untuk membantu mengungkap urutan peristiwa yang menyebabkan penguburan harta karun tersebut.
Koin-koin tersebut menampilkan sosok pemanah yang berlutut, sebuah elemen desain yang digunakan untuk daric Persia dan dikeluarkan oleh Kekaisaran Persia. Para peneliti dari Universitas Michigan meyakini uang tersebut kemungkinan dicetak di Sardis, yang terletak sekitar 97 kilometer di timur laut Notion.
Para peneliti menduga para tentara bayaran menggunakan simpanan itu sebagai alat pembayaran, tetapi tidak jelas mengapa mereka menguburnya.
"Penemuan-penemuan yang berharga seperti itu dalam penggalian arkeologi yang terkontrol sangat jarang terjadi," kata Christopher Ratté, profesor seni dan arkeologi Mediterania kuno di Universitas Michigan dan direktur Notion Archaeological Survey, proyek yang memimpin penemuan koin tersebut, dilansir dari Live Science.
Baca Juga: Temuan Koin Emas Kuno Alexander Agung, Ungkap Sejarah Yunani
"Tidak ada yang pernah mengubur simpanan koin, terutama koin logam mulia, tanpa berniat mengambilnya kembali. Jadi hanya nasib buruk yang dapat menjelaskan harta karun semacam itu."
Beberapa petunjuk menunjukkan koin-koin tersebut dicetak pada suatu kurun waktu selama abad ke-5 SM. Para arkeolog menggunakan metode cap waktu untuk membantu mengungkap urutan peristiwa yang menyebabkan penguburan harta karun tersebut.
Lihat Juga :