Laku Miliaran, Pistol Napoleon Bonaparte Punya Spesifikasi Istimewa
Kamis, 25 Juli 2024 - 22:00 WIB
loading...
A
A
A
Napoleon kemudian mencoba menelan racun. Tapi, nyawanya masih panjang. Ia pun diasingkan ke pulau Elba di Mediterania yang berakhir dengan memberikan pistol tersebut kepada Caulaincourt. Barang-barang yang pernah dimiliki Napoleon biasanya sangat berharga dan berharga tinggi.
Baca Juga: Fakta Menarik Pulau Saint Helena, Tempat Napoleon Bonaparte Dimakamkan
Sebagai seorang perwira militer selama Revolusi Prancis, Napoleon dengan cepat naik ke tampuk kekuasaan pada akhir abad ke-18 dan awal abad ke-19. Setelah menahbiskan dirinya sebagai kaisar pada 1804 pada usia 35 tahun, Napoleon memperluas kerajaan Prancis dengan menaklukkan bagian-bagian dari Jerman, Italia, Spanyol, dan Polandia.
Namun, pada 1812, ia memimpin invasi Rusia yang gagal. Kekalahan tersebut memberi keberanian kepada musuh-musuh Napoleon, termasuk Swedia, Inggris, Austria, Prusia, dan Rusia, yang bergabung untuk melawan kaisar. Pada Maret 1814, koalisi telah merebut Paris. Napoleon turun tahta, mencoba bunuh diri, dan dipaksa diasingkan ke Elba. "Setelah kekalahan kampanye Prancis, dia benar-benar depresi," kata Osenat.
Dia melarikan diri pada 1815 dan sempat mencoba kembali berkuasa, tetapi dikalahkan dalam Pertempuran Waterloo. Napoleon sekali lagi diasingkan, kali ini ke pulau St. Helena di Samudera Atlantik Selatan. Ia meninggal karena kanker perut pada tahun 1821.
Baca Juga: Fakta Menarik Pulau Saint Helena, Tempat Napoleon Bonaparte Dimakamkan
Sebagai seorang perwira militer selama Revolusi Prancis, Napoleon dengan cepat naik ke tampuk kekuasaan pada akhir abad ke-18 dan awal abad ke-19. Setelah menahbiskan dirinya sebagai kaisar pada 1804 pada usia 35 tahun, Napoleon memperluas kerajaan Prancis dengan menaklukkan bagian-bagian dari Jerman, Italia, Spanyol, dan Polandia.
Namun, pada 1812, ia memimpin invasi Rusia yang gagal. Kekalahan tersebut memberi keberanian kepada musuh-musuh Napoleon, termasuk Swedia, Inggris, Austria, Prusia, dan Rusia, yang bergabung untuk melawan kaisar. Pada Maret 1814, koalisi telah merebut Paris. Napoleon turun tahta, mencoba bunuh diri, dan dipaksa diasingkan ke Elba. "Setelah kekalahan kampanye Prancis, dia benar-benar depresi," kata Osenat.
Dia melarikan diri pada 1815 dan sempat mencoba kembali berkuasa, tetapi dikalahkan dalam Pertempuran Waterloo. Napoleon sekali lagi diasingkan, kali ini ke pulau St. Helena di Samudera Atlantik Selatan. Ia meninggal karena kanker perut pada tahun 1821.
(msf)
Lihat Juga :