8,5 Juta Perangkat Windows Terdampak Masalah Microsoft Down

Minggu, 21 Juli 2024 - 15:09 WIB
loading...
8,5 Juta Perangkat Windows...
Windows Terdampak Masalah Microsoft Down. FOTO/ CNET
A A A
NEW YORK - Sekitar 8,5 juta perangkat Windows terkena dampak pembaruan perangkat lunak yang menyebabkan gangguan luas di seluruh dunia, menurut raksasa teknologi Amerika Serikat (AS), Microsoft.

BACA JUGA - Sistem Penerbangan di Seluruh Dunia Bermasalah Akibat Microsoft Down

Seperti dilansir dari DPA, Jumlah tersebut mewakili kurang dari satu persen dari seluruh komputer Windows, kata perusahaan itu dalam blognya.

Meski begitu, dampak ekonomi dan sosial yang luas menunjukkan betapa banyak perusahaan yang menjalankan layanan penting menggunakan penyedia perangkat lunak CrowdStrike.

Pemadaman sistem TI menyebabkan gangguan besar di seluruh dunia pada hari Jumat, hampir melumpuhkan lalu lintas udara di banyak tempat.

Supermarket, bank, rumah sakit, stasiun televisi dan institusi lainnya juga terkena dampaknya.

CrowdStrike menyebut pembaruan perangkat lunak untuk komputer Windows sebagai penyebabnya.

Perusahaan tersebut menyatakan bahwa masalah tersebut telah teratasi pada Jumat malam, namun beberapa dampaknya masih terasa setelahnya.

Menurut Asosiasi Bandara Jerman, lalu lintas udara di Jerman sebagian besar telah kembali normal saat ini.

Kantor Keamanan Informasi Federal (BSI) mengatakan pada Sabtu sore bahwa situasi di banyak wilayah stabil, tetapi banyak perusahaan terus menghadapi dampak pemadaman listrik.

"Belum diketahui secara pasti bagaimana kode yang rusak itu bisa masuk ke dalam pembaruan CrowdStrike,''

''BSI juga melakukan komunikasi intensif dengan perusahaan mengenai hal ini,” kata kantor tersebut.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Microsoft Klaim Chip...
Microsoft Klaim Chip Kuantum Baru 1.000 Kali Lebih Stabil
AS Kenalkan Mikroskop...
AS Kenalkan Mikroskop dengan Resolusi Detail hingga yang Terkecil
Facebook Mengalami Kesalahan...
Facebook Mengalami Kesalahan Aneh, Ini yang Terjadi
CEO Microsoft Yakin...
CEO Microsoft Yakin AI Akan Mendekati Kecerdasan Manusia dalam 18 Bulan
Microsoft Menjajaki...
Microsoft Menjajaki Integrasi Fitur Mirip OpenClaw ke dalam 365 Copilot
Amazon dan Google Didesak...
Amazon dan Google Didesak Dampak Ungkap Lingkungan Terkait Pusat Data
9.000 Pekerja Microsoft...
9.000 Pekerja Microsoft Kena PHK Gara-gara AI
Presiden Prabowo Sambut...
Presiden Prabowo Sambut Hangat Kedatangan Bill Gates di Istana Merdeka
Siapa Hossam Nasr dan...
Siapa Hossam Nasr dan Abdo Mohamed? Mantan Staf Microsoft yang Tuding Bill Gates Mendukung Genosida di Gaza
Rekomendasi
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Berita Terkini
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
Mengapa Indonesia Mendadak...
Mengapa Indonesia Mendadak Jadi Kiblat Baru ChatGPT Images 2.0?
Infografis
Rp708 Juta per Jam,...
Rp708 Juta per Jam, Biaya Operasional F-35 Israel Sekali Terbang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved