Mengapa Kebakaran Sangat Berbahaya saat Jalankan Misi Luar Angkasa
Minggu, 21 Juli 2024 - 07:18 WIB
loading...
A
A
A
Para ilmuwan di Pusat Teknologi Luar Angkasa Terapan dan Gayaberat Mikro (ZARM) di Universitas Bremen, Jerman, sedang giat meneliti perilaku api di pesawat ruang angkasa. Mereka baru saja menerbitkan sebuah studi dalam jurnal Proceedings of the Combustion Institute yang berjudul "Pengaruh Konsentrasi Oksigen, Tekanan, dan Kecepatan Aliran Berlawanan pada Penyebaran Api di Sepanjang Lembaran PMMA Tipis".
Penelitian ini menyelidiki bagaimana faktor-faktor seperti konsentrasi oksigen, tekanan atmosfer, dan aliran udara di dalam pesawat ruang angkasa memengaruhi penyebaran api.
Hasilnya dapat membantu para insinyur merancang sistem pemadam kebakaran yang lebih efektif untuk pesawat ruang angkasa, serta bahan yang lebih tahan api.
Upaya penelitian ZARM hanyalah salah satu dari banyak upaya yang dilakukan untuk meningkatkan keselamatan astronot dari risiko kebakaran di luar angkasa.
Dengan memahami sifat api di lingkungan mikrogravitasi, kita dapat mengembangkan teknologi yang lebih baik untuk melindungi para penjelajah ruang angkasa di masa depan.
Penelitian ini menyelidiki bagaimana faktor-faktor seperti konsentrasi oksigen, tekanan atmosfer, dan aliran udara di dalam pesawat ruang angkasa memengaruhi penyebaran api.
Hasilnya dapat membantu para insinyur merancang sistem pemadam kebakaran yang lebih efektif untuk pesawat ruang angkasa, serta bahan yang lebih tahan api.
Upaya penelitian ZARM hanyalah salah satu dari banyak upaya yang dilakukan untuk meningkatkan keselamatan astronot dari risiko kebakaran di luar angkasa.
Dengan memahami sifat api di lingkungan mikrogravitasi, kita dapat mengembangkan teknologi yang lebih baik untuk melindungi para penjelajah ruang angkasa di masa depan.
(wbs)
Lihat Juga :