10 Miliar Kata Sandi Data Penting di Seluruh Dunia Bocor!

Kamis, 11 Juli 2024 - 10:29 WIB
loading...
10 Miliar Kata Sandi...
10 Miliar Kata Sandi Data Penting di Seluruh Dunia. FOTO/ DAILY
A A A
LONDON - Pakar dunia maya memperingatkan masyarakat untuk segera memperbarui kata sandi mereka setelah peretas membocorkan miliaran kata rahasia tersebut.

BACA JUGA - Apple Rekrut Hacker-Hacker Terbaik di Dunia, untuk Apa?

Seperti dilansir dari Daily Mail, Kamis (11/7/2024), dalam sebuah insiden yang dikenal sebagai RockYou2024, sebanyak 10 miliar kata sandi pengguna dari kompilasi peretasan data lama dan baru, diposting di internet pada 4 Juli.

Para peneliti yang mengungkapkan kebocoran besar tersebut mengatakan bahwa informasi yang terlibat memungkinkan peretas untuk menyerang sistem apa pun yang tidak dilindungi oleh perangkat lunak keamanan yang ketat termasuk layanan online atau offline, kamera internet, dan perangkat keras industri.

Skenario tersebut dapat menyebabkan gelombang penyalahgunaan data, penipuan finansial, dan pencurian identitas menggunakan kata sandi yang bocor.

Semua kata sandi pengguna tersebut dikumpulkan dari lebih dari 4.000 database selama dua dekade terakhir.

Tim peneliti lembaga Cybernews yang menyelidiki peretasan tersebut menyebutkan, pelaku menggunakan nama samaran ObamaCare.

Peretas tersebut diyakini telah menggunakan 8,4 miliar kata sandi dari forum kriminal sebelumnya yang dirilis pada tahun 2021.

Namun, tercatat ada tambahan 1,5 miliar kata sandi baru dari tahun 2021 hingga 2024.

"Natal datang lebih awal tahun ini. Saya mempersembahkan kepada Anda daftar kata sandi rockyou2024 baru dengan lebih dari 9,9 miliar kata sandi,” tulis ObamaCare di forum tersebut.

Peretas menambahkan bahwa kelompoknya juga memecahkan sejumlah kata sandi lama menggunakan 4090, kartu grafis Nvidia yang berisi kata sandi baru yang sebenarnya dari pengguna.

File tersebut diekstraksi dari arsip .zip berukuran 45,6 gigabyte menggunakan catatan yang bocor dari situs sosial seperti X, AdultFriendFinder, MyFitnessPal, LinkedIn, dan Adobe.

Dua merek teratas yang terkena dampak adalah perusahaan yang berbasis di Tiongkok, jauh melebihi jumlah perusahaan online lainnya.

Ini mencakup 1,5 miliar kata sandi dari Tencent, sebuah perusahaan teknologi yang menyediakan layanan internet.

Sebanyak 504 juta kata sandi dari platform media sosial Weibo juga terpengaruh.

“Intinya, kebocoran RockYou2024 berasal dari kompilasi kata sandi asli yang digunakan oleh individu di seluruh dunia,” kata tim peneliti.

Mereka juga mengatakan bahwa pengungkapan begitu banyak kata sandi akan meningkatkan risiko teknik serangan siber yang dikenal dengan 'credential stuffing'.

Teknik serangan terjadi ketika seorang peretas menggunakan kata sandi dari pelanggaran data untuk masuk ke layanan yang tidak terkait.

Ini seperti menggunakan kata sandi yang diperoleh dari kebocoran perusahaan telekomunikasi untuk melihat apakah seseorang menggunakan kata sandi yang sama untuk rekening banknya.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pembaruan Windows 11...
Pembaruan Windows 11 Menyebabkan Serangkaian Bug Serius
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
340 Juta Data Pengguna...
340 Juta Data Pengguna Situs Dewasa OnlyFans Dijual Hacker
Peringatan Keamanan...
Peringatan Keamanan Temukan AC, TV, dan Mesin Cuci Bisa Diretas
Bukan Cuma Adu Rudal,...
Bukan Cuma Adu Rudal, Hacker dan AI Jadi Malaikat Maut di Perang AS-Israel vs Iran
Claude Diperdaya Peretas...
Claude Diperdaya Peretas untuk Curi Data dan Dokumen Rahasia Meksiko
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Cerita Prabowo tentang...
Cerita Prabowo tentang 2 Angka Keberuntungan di Hidupnya: 8 dan 13 Selalu Muncul
3 Kali Jadi Korban Hacker,...
3 Kali Jadi Korban Hacker, Akun Instagram Wardatina Mawa Diretas Lagi
Rekomendasi
Solusi Tagihan dan Konsumsi...
Solusi Tagihan dan Konsumsi Token Listrik Makin Berasa, Ini Cara Cepat Lebih Hemat dari ShopeePay
Nonton Microdrama China...
Nonton Microdrama China 'Rising Before Fate' di V+Short, Simak Sinopsisnya
Bos Blueray John Field...
Bos Blueray John Field Yakin Uang Suap Tersalurkan ke Dirjen Bea Cukai, Uangnya Tidak Pernah Kembali
Berita Terkini
Perkuat Gerbang Digital...
Perkuat Gerbang Digital Indonesia, TelkomGroup, NDP, dan BW Digital Hadirkan Sistem Kabel Laut NCC
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
Eropa Luncurkan Perisai...
Eropa Luncurkan Perisai Udara yang Bakal Jadi Lawan Tangguh Drone
Bisa 15 Kali Hybrid...
Bisa 15 Kali Hybrid Zoom, Logitech Kenalkan Rally AI Camera
Bukan Cuma Otomatisasi,...
Bukan Cuma Otomatisasi, Fitur AI Mekari Talenta Dorong HR Jadi Mitra Strategis Bisnis
Lewat Forum CorpU Association...
Lewat Forum CorpU Association Insight, Telkom Percepat Transformasi Talenta
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved