Pencairan Gletser Alaska Semakin Cepat dan Mendekati Titik Kritis
Senin, 08 Juli 2024 - 11:54 WIB
loading...
A
A
A
Dengan menggabungkan foto-foto ini dengan data inventaris sejarah, pemetaan, dan citra satelit, tim menemukan bahwa hanya kurang dari seperempat volume es asli di ladang es yang hilang selama 250 tahun tersebut.
Namun, laju kehilangan es ini tidak selalu konstan. Meskipun kehilangan volume gletser relatif stabil antara tahun 1770 dan 1979, laju tersebut mulai meningkat pada akhir abad ke-20 dan melonjak drastis antara tahun 2010 dan 2020. Faktanya, laju pencairan es dua kali lipat dalam 10 tahun terakhir.
Dampak dari pencairan ini adalah hilangnya 108 gletser sejak tahun 1770. Dari 1.050 gletser yang masih ada saat terakhir kali dipetakan pada tahun 2019, semua menunjukkan penyusutan selama 250 tahun terakhir.
Pencairan gletser yang semakin cepat ini memiliki konsekuensi yang serius, tidak hanya untuk Ladang Es Juneau, tetapi juga untuk seluruh planet. Mencairnya es berkontribusi pada kenaikan permukaan laut, yang dapat menyebabkan banjir di daerah pesisir, erosi pantai, dan gangguan ekosistem laut.
Penelitian ini menjadi pengingat penting tentang urgensi menangani perubahan iklim. Mengurangi emisi gas rumah kaca dan beralih ke sumber energi terbarukan sangat penting untuk memperlambat laju pencairan gletser dan mencegah konsekuensi yang lebih buruk di masa depan.
Namun, laju kehilangan es ini tidak selalu konstan. Meskipun kehilangan volume gletser relatif stabil antara tahun 1770 dan 1979, laju tersebut mulai meningkat pada akhir abad ke-20 dan melonjak drastis antara tahun 2010 dan 2020. Faktanya, laju pencairan es dua kali lipat dalam 10 tahun terakhir.
Dampak dari pencairan ini adalah hilangnya 108 gletser sejak tahun 1770. Dari 1.050 gletser yang masih ada saat terakhir kali dipetakan pada tahun 2019, semua menunjukkan penyusutan selama 250 tahun terakhir.
Pencairan gletser yang semakin cepat ini memiliki konsekuensi yang serius, tidak hanya untuk Ladang Es Juneau, tetapi juga untuk seluruh planet. Mencairnya es berkontribusi pada kenaikan permukaan laut, yang dapat menyebabkan banjir di daerah pesisir, erosi pantai, dan gangguan ekosistem laut.
Penelitian ini menjadi pengingat penting tentang urgensi menangani perubahan iklim. Mengurangi emisi gas rumah kaca dan beralih ke sumber energi terbarukan sangat penting untuk memperlambat laju pencairan gletser dan mencegah konsekuensi yang lebih buruk di masa depan.
(wbs)
Lihat Juga :