Bangunan Monumental Kuno Ditemukan di Arab Saudi, Ilmuwan Ungkap Hal Ini
Minggu, 07 Juli 2024 - 13:54 WIB
loading...
Bangunan Monumental Kuno di Arab Saudi. FOTO/ WION NEWS
A
A
A
JADDAH - Selama berabad-abad, anggapan tentang Arab Saudi prasejarah didominasi oleh gambaran masyarakat nomaden yang berjuang untuk bertahan hidup di lingkungan yang keras. Namun, penelitian baru menunjukkan bahwa realitasnya jauh lebih kompleks dan menarik.
BACA JUGA - Laut Merah Terbelah Dua Bisa Terulang Lagi! Ilmuwan Ungkap Fakta Ini
Sebuah tim peneliti Australia telah menemukan bukti keberadaan bangunan monumental yang berasal dari 6.500 hingga 8.000 tahun lalu di barat laut Arab Saudi.
Seperti dilansir dari Wion News, penemuan ini, yang dipublikasikan dalam jurnal Levant, menunjukkan bahwa masyarakat prasejarah di wilayah tersebut jauh lebih maju dan terorganisir daripada yang diperkirakan sebelumnya.
Bangunan-bangunan ini, yang dikenal sebagai "lingkaran batu berdiri", terbuat dari batu besar yang ditata dalam formasi melingkar. Para peneliti percaya bahwa struktur ini berfungsi sebagai tempat berkumpul untuk ritual, perayaan, dan kegiatan sosial lainnya.
Penelitian ini dilakukan dengan mempelajari 431 lingkaran batu berdiri di wilayah AlUla dan Khaybar. 52 di antaranya disurvei secara detail, dan 11 digali secara arkeologis. Penggalian di Harrat 'Uwayrid, dataran tinggi vulkanik, mengungkapkan bukti-bukti penting tentang kehidupan masyarakat prasejarah di wilayah tersebut.
Bukti-bukti ini termasuk sisa-sisa tempat tinggal, alat-alat batu, perhiasan, dan sisa-sisa hewan. Analisis menunjukkan bahwa masyarakat ini menggunakan kulit hewan untuk membuat atap, membuat perkakas batu, dan memasak makanan.
BACA JUGA - Laut Merah Terbelah Dua Bisa Terulang Lagi! Ilmuwan Ungkap Fakta Ini
Sebuah tim peneliti Australia telah menemukan bukti keberadaan bangunan monumental yang berasal dari 6.500 hingga 8.000 tahun lalu di barat laut Arab Saudi.
Seperti dilansir dari Wion News, penemuan ini, yang dipublikasikan dalam jurnal Levant, menunjukkan bahwa masyarakat prasejarah di wilayah tersebut jauh lebih maju dan terorganisir daripada yang diperkirakan sebelumnya.
Bangunan-bangunan ini, yang dikenal sebagai "lingkaran batu berdiri", terbuat dari batu besar yang ditata dalam formasi melingkar. Para peneliti percaya bahwa struktur ini berfungsi sebagai tempat berkumpul untuk ritual, perayaan, dan kegiatan sosial lainnya.
Penelitian ini dilakukan dengan mempelajari 431 lingkaran batu berdiri di wilayah AlUla dan Khaybar. 52 di antaranya disurvei secara detail, dan 11 digali secara arkeologis. Penggalian di Harrat 'Uwayrid, dataran tinggi vulkanik, mengungkapkan bukti-bukti penting tentang kehidupan masyarakat prasejarah di wilayah tersebut.
Bukti-bukti ini termasuk sisa-sisa tempat tinggal, alat-alat batu, perhiasan, dan sisa-sisa hewan. Analisis menunjukkan bahwa masyarakat ini menggunakan kulit hewan untuk membuat atap, membuat perkakas batu, dan memasak makanan.
Lihat Juga :