Bisakah Penyerang Ransomware PDNS 2 Membuka Data yang Dienkripsi dan Menjualnya ke Dark Web?
Jum'at, 28 Juni 2024 - 11:54 WIB
loading...
A
A
A
Namun, penyerang Ransomware tidak bisa diam-diam membuka (dekripsi) file yang telah dikunci kemudian mengunduhnya dan menjualnya di Dark Web. “Data yang dienkripsi itu sangat besar, ukuran terrabyte. Jadi, pasti akan kelacak oleh sistem,” ungkapnya.
Baca Juga: Hanya 2 Persen Data PDNS yang Dicadangkan, Menkominfo: Backup Data Sifatnya Opsional
Penting pula untuk diketahui bahwa tidak semua penyerang ransomware akan membuka dan mengunduh data yang telah dienkripsi.
Beberapa mungkin hanya tertarik pada pembayaran tebusan dan tidak peduli dengan data itu sendiri.
Karena itu, jika penyerang membuka dan mengunduh data, tidak ada jaminan bahwa mereka akan menghapusnya dari sistem mereka setelah tebusan dibayar. Data yang dicuri masih dapat digunakan untuk tujuan jahat lainnya, seperti pemerasan atau penjualandipasargelap.
Baca Juga: Hanya 2 Persen Data PDNS yang Dicadangkan, Menkominfo: Backup Data Sifatnya Opsional
Penting pula untuk diketahui bahwa tidak semua penyerang ransomware akan membuka dan mengunduh data yang telah dienkripsi.
Beberapa mungkin hanya tertarik pada pembayaran tebusan dan tidak peduli dengan data itu sendiri.
Karena itu, jika penyerang membuka dan mengunduh data, tidak ada jaminan bahwa mereka akan menghapusnya dari sistem mereka setelah tebusan dibayar. Data yang dicuri masih dapat digunakan untuk tujuan jahat lainnya, seperti pemerasan atau penjualandipasargelap.
(dan)
Lihat Juga :