Apa Itu Jam Kiamat? Begini Cara Akurat Membacanya

Minggu, 23 Juni 2024 - 15:01 WIB
loading...
Apa Itu Jam Kiamat?...
Apa Itu Jam Kiamat? FOTO/ DAILY
A A A
JAKARTA - Jam kiamat atau doomsday clock merupakan simbol seberapa dekat Bumi dengan kepunahan massal akibat ulah manusia.

BACA JUGA - Jam Kiamat Disetel Ulang, Penduduk Bumi Diminta Waspada

The Bulletin of the Atomic Scientists, organisasi yang bertujuan untuk menyebarkan informasi guna mengurangi ancaman buatan manusia, didirikan pada 1945 oleh Albert Einstein dan Universitas Chicago.

Dua tahun kemudian, kelompok tersebut menciptakan Jam Kiamat untuk menandai tengah malam secara simbolis, titik dari bencana global.

Fokus utama awalnya adalah prospek kebakaran nuklir yang mengakhiri dunia pada perang Dingin, tetapi kelompok itu memperluas cakupannya untuk memasukkan ancaman lain terhadap manusia dan planet ini, seperti perubahan iklim.

Jam Kiamat diatur oleh Dewan Sains dan Keamanan Buletin dengan berkonsultasi ke Dewan Sponsornya, yang mencakup 11 peraih Nobel.

Didirikan bersama Albert Einstein, Buletin Ilmuwan Atom menetapkan jam yang dirancang untuk mewakili seberapa dekat umat manusia dengan kiamat.

Selain Einstein, sosok yang terlibat ada J Robert Oppenheimer, dan ilmuwan lain yang bekerja di Proyek Manhattan yang menghasilkan senjata nuklir pertama.

Ketika jam pertama mulai berdetak, Perang Dunia II masih segar dalam pikiran, karena Amerika Serikat dan Uni Soviet akan memulai perlombaan senjata yang akan melihat kedua negara di ambang perang untuk sebagian besar wilayah dari empat dekade berikutnya.

Pada awal 1900-an dan dengan berakhirnya Perang Dingin, Jam Kiamat dikembalikan ke 17 menit sebelum tengah malam — tingkat ancaman terendah yang pernah dirasakan kelompok tersebut. Terobosan signifikan lainnya datang dalam bentuk perjanjian pengurangan senjata.

Jam Kiamat itu tetap tidak berubah pada hari Kamis 20 Januari. Di mana 20 Januari ditetapkan sebagai waktu untuk setting ulang jam sekaligus memperingati lahirnya simbol tersebut.

Meski 2021 memunculkan sejumlah perkembangan baik, tetapi juga membawa tantangan baru. "Jam Kiamat tetap stabil pada 100 detik menjelang tengah malam," kata Presiden Bulletin of the Atomic Scientists, Rachel Bronson.

Buletin mencatat perkembangan yang penuh harapan pada awal 2021, termasuk pembaruan Perjanjian START Baru antara Amerika Serikat dan Rusia, juga beberapa perbaikan dalam respons global yang masih "tidak memadai” terhadap pandemi COVID-19.

Namun, ketegangan internasional terus membayangi, termasuk yang terbaru mengenai Ukraina, Amerika Serikat, Rusia, dan Cina yang sementara itu melanjutkan pengembangan senjata hipersonik mereka.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
Spesies Hewan Abadi...
Spesies Hewan Abadi Ditemukan di Dasar Laut
Google Berniat Lepaskan...
Google Berniat Lepaskan 32 Juta Nyamuk Jantan Steril di AS
China Melakukan Penelitian...
China Melakukan Penelitian Reproduksi Manusia di Luar Angkasa
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
Kejagung Musnahkan 14...
Kejagung Musnahkan 14 Jam Tangan KW Milik Terpidana Jimmy Sutopo
AI Bisa Memperpanjang...
AI Bisa Memperpanjang Masa Pakai Baterai Kendaraan Listrik
Rekomendasi
Edukasi Holistik Nikotin...
Edukasi Holistik Nikotin Ungkap Fakta Ini
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
Presiden Prabowo Terima...
Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat di Istana Merdeka
Berita Terkini
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
Hadirkan Panggung Hiburan...
Hadirkan Panggung Hiburan dan Aksi Sosial, Truk SnackVideo 2026 Keliling Berbagai Daerah
BRIN Teliti Rafflesia...
BRIN Teliti Rafflesia Anambas yang Viral, Bunga Langka Jenis Baru?
RTX 5070Ti, OLED, dan...
RTX 5070Ti, OLED, dan Bola Sepak: Laptop Piala Dunia Buatan Lenovo Ini Harganya Rp62 Juta
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved