Ukuran Paus Abu-abu Semakin Mengecil Akibat Perubahan Iklim

Minggu, 16 Juni 2024 - 07:42 WIB
loading...
Ukuran Paus Abu-abu...
Paus Abu-abu. FOTO/ DAILY
A A A
WASHINGTON - Paus abu-abu di pesisir Pasifik telah menyusut sebesar 13 persen sejak tahun 2000, menambah bukti bahwa perubahan iklim dan aktivitas manusia membuat mamalia laut menjadi lebih kurus.

BACA JUGA - Peristiwa Langka, Paus Abu-Abu Melahirkan di Lepas Pantai California

Padahal, ukurannya yang mengecil akan berdampak besar pada sistem reproduksi dan menimbulkan ketidakseimbangan dalam rantai makanan.

Pacific Coast Feeding Group (PCFG) menyebutkan ada sekitar 200 paus yang merupakan bagian dari populasi mamalia laut lainnya yang hidup di habitat di laut Pasifik Timur Laut.

Paus abu-abu, yang dianggap sebagai 'penjaga ekosistem', tinggal lebih dekat ke pantai dan mencari makanan di perairan dangkal, dilaporkan memiliki bentuk tubuh yang mengecil.

“Sekarang kita tahu bahwa ukuran tubuh mereka telah menyusut selama 20 hingga 40 tahun terakhir yang mungkin merupakan tanda awal bahwa populasinya berisiko mengalami penurunan,” tutur Kevin Bierlich, asisten profesor di Oregon State University dan salah satu penulis Global Studi Perubahan Biologi, kepada AFP

Berdasarkan analisis gambar drone yang diambil antara tahun 2016 dan 2022 terhadap 130 individu, para ilmuwan menemukan bahwa paus abu-abu yang lahir pada tahun 2020 kemungkinan besar hanya akan mencapai panjang 1,65 meter.

Ini mewakili penurunan yang signifikan sebesar 13 persen dan total panjang paus abu-abu dewasa yang biasanya berukuran 11 hingga 12 meter.

Pengurangan ukuran tubuh paling signifikan terlihat pada paus betina.

Bisa juga dibandingkan dengan rata-rata tinggi badan wanita Amerika yang menurun 1,6 meter menjadi 1,4 meter dalam dua dekade.

“Secara umum, ukuran penting bagi hewan, ini akan mempengaruhi perilaku, fisiologi, riwayat hidup dan berdampak pada komunitas mereka,” kata Enrico Pirotta, penulis utama studi dan peneliti di Universitas St Andrews di Skotlandia.

Bayi paus mungkin memiliki tingkat kelangsungan hidup yang lebih rendah ketika mereka berhenti menyapih, sementara paus dewasa mungkin gagal berkembang biak.

Spesies ini mengandalkan cadangan energi selama masa makan untuk mendukung migrasi dan reproduksi selama musim dingin.

Perubahan iklim diketahui menjadi faktor penting yang mempengaruhi dinamika keseimbangan mamalia laut melalui perubahan pola angin dan suhu air.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cacing Zombie Hilang...
Cacing Zombie Hilang Secara Misterius, Bikin Ilmuwan Gelisah
Jurassic Park Ternyata...
Jurassic Park Ternyata Benar! Nyamuk Bisa Bawa DNA Hewan
Mata Rusa Kutub Bisa...
Mata Rusa Kutub Bisa Melihat Sesuatu Melebihi Alat Canggih Manapun
Hewan Mana yang Berpasangan...
Hewan Mana yang Berpasangan Seumur Hidup? Setia Sampai Mati
Hewan Semakin Menderita...
Hewan Semakin Menderita seperti Manusia Akibat Degradasi Lingkungan
Mengapa Afrika Memiliki...
Mengapa Afrika Memiliki Banyak Hewan Darat Terbesar di Dunia?
706 Paus dan Lumba-lumba...
706 Paus dan Lumba-lumba Dibantai, Laut Ini Berubah Jadi Perairan Darah
Ketika Bumi Berhenti...
Ketika Bumi Berhenti Bersabar
Pakar ITB Soroti Tantangan...
Pakar ITB Soroti Tantangan Sistem Kelistrikan dalam Menghadapi Perubahan Iklim
Rekomendasi
SDH Depok Komitmen Bangun...
SDH Depok Komitmen Bangun Pendidikan Karakter hingga Pengembangan Kepemimpinan
Kapolri: ASN Sipil Duduki...
Kapolri: ASN Sipil Duduki Jabatan di Polri Akan Diatur lewat PP atau Perpres
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
Berita Terkini
Poco F8 Ultra Kembali...
Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Infografis
Robert Prevost, Paus...
Robert Prevost, Paus Pertama dari Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved