3 Fakta Trebuchet Israel, Senjata Kuno yang Dipakai untuk Menyerang di Lebanon

Jum'at, 14 Juni 2024 - 11:00 WIB
loading...
3 Fakta Trebuchet Israel,...
Trebuchet adalah senjata kuno yang masih dianggap sangat efektif hingga saat ini. Foto: ist
A A A
JAKARTA - Trebuchet jadi senjata yang digunakan Israel untuk melancarkan serangan di Lebanon. Senjata kuno ini digunakan untuk melemparkan bola api demi memicu kebakaran di wilayah perbatasan.

Kebakaran itu diciptakan guna membantu tentara perbatasan mengidentifikasi teroris yang mencoba menyusup ke Israel atau melakukan serangan di perbatasan.

Dilansir dari The Times Of Israel, daerah perbatasan Lebanon memiliki vegetasi yang lebat, sehingga menjadi tantangan bagi pasukan Israel.

Terlepas dari serangan yang dilancarkan Israel, masih banyak orang yang penasaran akan senjata Trebuchet ini. Pada dasarnya senjata kuno ini adalah ketapel raksasa yang diduga pernah digunakan pada abad pertengahan.

Fakta Trebuchet Israel
3 Fakta Trebuchet Israel, Senjata Kuno yang Dipakai untuk Menyerang di Lebanon

1. Pengertian Trebuchet Israel

Trebuchet adalah jenis ketapel yang menggunakan lengan berputar dengan selempang terpasang di ujungnya untuk melontarkan proyektil.

Pada zaman dulu, itu adalah senjata yang sangat kuat sebelum munculnya bubuk mesiu. Desain trebuchet memungkinkannya meluncurkan proyektil dengan bobot lebih besar dan jarak lebih jauh dibandingkan ketapel tradisional.

2. Trebuchet Israel Bukan Bagian dari Persenjataan IDF

Seorang pejabat militer Israel menyebutkan jika senjata tersebut bukan bagian dari persenjataan standar IDF dan diyakini dibuat oleh tentara cadangan yang ditempatkan di perbatasan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eropa Luncurkan Perisai...
Eropa Luncurkan Perisai Udara yang Bakal Jadi Lawan Tangguh Drone
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dikhawatirkan Akan Diserahkan ke Israel
Presiden Pezeshkian:...
Presiden Pezeshkian: Iran Sedang Perang Skala Penuh dengan AS!
4 Alasan Mojtaba Khamenei...
4 Alasan Mojtaba Khamenei Bersumpah Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya
Rekomendasi
IU Tunda Konser dan...
IU Tunda Konser dan Album Baru karena Sakit Telinga Makin Parah
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
Evaluasi Program MBG,...
Evaluasi Program MBG, BGN Cek Ulang Validitas 63 Juta Penerima Manfaat-Insentif SPPG
Berita Terkini
Eropa Luncurkan Perisai...
Eropa Luncurkan Perisai Udara yang Bakal Jadi Lawan Tangguh Drone
Bukan Cuma Otomatisasi,...
Bukan Cuma Otomatisasi, Fitur AI Mekari Talenta Dorong HR Jadi Mitra Strategis Bisnis
Lewat Forum CorpU Association...
Lewat Forum CorpU Association Insight, Telkom Percepat Transformasi Talenta
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Formulasi Berbasis Sains...
Formulasi Berbasis Sains dan Teknologi untuk Regenerasi Kulit Diperkenalkan
Perkuat Jaringan di...
Perkuat Jaringan di Jatim, XLSMART Perluas 5G Blanket Coverage di 8 Kabupaten/Kota
Infografis
3 Senjata Rusia yang...
3 Senjata Rusia yang Paling Ditakuti oleh Militer Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved