Wabah COVID-19 Berpotensi Lebih Mematikan Dibanding Flu 1918

Jum'at, 21 Agustus 2020 - 04:40 WIB
loading...
A A A
"Ketika kami melakukan itu, kami melihat bahwa COVID-19 benar-benar berpotensi dan sayangnya telah menyebabkan kematian per kapita. tingkat yang rata-rata sama, "kata Faust yang juga instruktur di Harvard Medical School kepada Live Science.

Tetapi ada cara lain untuk melihat kematian yang terkait dengan setiap pandemik, yakni membandingkan kematian selama pandemik dengan garis dasar yang Anda perkirakan selama waktu tertentu. Ada lebih banyak "kematian berlebih" selama flu 1918 daripada awal wabah COVID-19.

Namun secara relatif, wabah COVID-19 pada musim semi sebenarnya terlihat lebih buruk, karena jumlahnya meningkat empat kali lipat dari masa pra-pandemi (dari baseline sekitar 50 kematian per 100.000 orang per bulan). Sedangkan pada puncak flu 1918, jumlahnya kurang dari tiga kali lipat (dari garis dasar sekitar 100 kematian per 100.000 orang per bulan).

"Ini adalah guncangan yang lebih besar bagi sistem kami, tetapi itu sedikit tidak adil karena kami memulai dengan tingkat kematian yang lebih rendah, dibandingkan pada tahun 1918. Karena kemajuan dalam kebersihan, pengobatan, kesehatan dan keselamatan publik," kata Faust.

Sungguh, lanjut dia, mereka belum tahu apakah pandemik 1918 atau COVID-19 lebih mematikan. Mungkin apa yang terjadi di New York pada musim semi adalah "hal yang aneh", sebelum intervensi seperti masker dan penutupan diberlakukan, atau mungkin jumlahnya perlahan-lahan akan meningkat untuk menyamai jumlah kematian yang terlihat pada flu 1918 sampai vaksin yang efektif ditemukan. (Baca juga: Minggu Depan, Rusia Mulai Uji Coba Massal Vaksin Covid-19 )

"Salah satu batasan dari penelitian ini adalah bahwa tidak mungkin untuk secara langsung membandingkan seberapa menular dan berbahayanya kedua virus bagi manusia dan tidak diketahui berapa banyak kematian akibat SARS-CoV-2 yang dicegah karena intervensi modern yang tidak tersedia seabad yang lalu," tulis para penulis.
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
Robot Humanoid Cetak...
Robot Humanoid Cetak Sejarah, Berhasil Melakukan Operasi Jarak Jauh Pertama di Dunia
Titik Balik yang Mengubah...
Titik Balik yang Mengubah Ukuran Manusia Purba Ditemukan
China Ciptakan Baterai...
China Ciptakan Baterai Nuklir yang Bisa Bertahan Ribuan Tahun
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
Mengapa Waktu Seolah...
Mengapa Waktu Seolah Melambat ketika Bahaya Datang?
DeRUCCI Resmi Hadir...
DeRUCCI Resmi Hadir di Indonesia, Perkenalkan Kasur AI Pertama
6 Negara dengan Sistem...
6 Negara dengan Sistem Pelayanan Kesehatan Terbaik di Dunia, 3 Ada di Asia
5 Tanda Kuku yang Bisa...
5 Tanda Kuku yang Bisa Jadi Gejala Penyakit, Jangan Diabaikan!
Rekomendasi
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Berita Terkini
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
Motorola Razr Fold Diluncurkan,...
Motorola Razr Fold Diluncurkan, Lipatan Smartphone Tidak Terlihat
Bug Windows 11 Terdeteksi...
Bug Windows 11 Terdeteksi Menguras Penyimpanan SSD Pengguna hingga 70GB
Dorong Transformasi...
Dorong Transformasi Berkelanjutan, TelkomGroup Resmi Gelar Culture Festival 2026
Infografis
Covid-19 Varian EG.5...
Covid-19 Varian EG.5 di Singapura Sudah Menyebar ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved