Axiata Group Berharap Merger dengan Smartfren Telecom Selesai Akhir 2024
Selasa, 11 Juni 2024 - 16:30 WIB
loading...
A
A
A
XL Axiata merupakan aset terbesar Axiata di Indonesia dan merupakan perusahaan telekomunikasi terbesar ketiga di Indonesia dengan 58 juta pelanggan.
Merger yang diusulkan diharapkan dapat menciptakan penyedia layanan telekomunikasi lebih kuat di Indonesia dengan menggabungkan skala, kompetensi, keuangan, dan keahlian telekomunikasi Axiata dengan skala lokal dan pengetahuan pasar Sinar Mas.
Sementara itu, Axiata sendiri akan berfokus pada penguatan portofolio, membuka nilai, dan memanfaatkan peluang baru untuk mencapai keseimbangan antara pertumbuhan bisnis berkelanjutan dan profitabilitas, dengan tujuan memberikan dividen berkelanjutan kepada pemegang saham.
Axiata telah menerapkan strateginya dengan serangkaian latihan perusahaan pada tahun keuangan yang berakhir pada 31 Desember 2023 (FY2023) dan berlanjut hingga FY2024.
Perusahaan asosiasi utama mereka, CelcomDigi, menyelesaikan tahun pertamanya sebagai perusahaan gabungan dan berhasil mencapai sinergi merger sesuai target.
Di pasar-pasar lainnya, Axiata memimpin konsolidasi industri di Sri Lanka, dengan anak perusahaan mereka, Dialog, mengakuisisi 100 persen saham pesaing yang lebih kecil, Airtel Lanka.
Merger yang diusulkan diharapkan dapat menciptakan penyedia layanan telekomunikasi lebih kuat di Indonesia dengan menggabungkan skala, kompetensi, keuangan, dan keahlian telekomunikasi Axiata dengan skala lokal dan pengetahuan pasar Sinar Mas.
Sementara itu, Axiata sendiri akan berfokus pada penguatan portofolio, membuka nilai, dan memanfaatkan peluang baru untuk mencapai keseimbangan antara pertumbuhan bisnis berkelanjutan dan profitabilitas, dengan tujuan memberikan dividen berkelanjutan kepada pemegang saham.
Axiata telah menerapkan strateginya dengan serangkaian latihan perusahaan pada tahun keuangan yang berakhir pada 31 Desember 2023 (FY2023) dan berlanjut hingga FY2024.
Perusahaan asosiasi utama mereka, CelcomDigi, menyelesaikan tahun pertamanya sebagai perusahaan gabungan dan berhasil mencapai sinergi merger sesuai target.
Di pasar-pasar lainnya, Axiata memimpin konsolidasi industri di Sri Lanka, dengan anak perusahaan mereka, Dialog, mengakuisisi 100 persen saham pesaing yang lebih kecil, Airtel Lanka.
Lihat Juga :