Reruntuhan Bangunan di Laut Mediterania Ungkap Gaya Hidup Orang Kaya Romawi Kuno
Minggu, 09 Juni 2024 - 10:11 WIB
loading...
Reruntuhan Bangunan di Laut Mediterania . IFL Science
A
A
A
MILAN - Bayangkan sebuah vila megah di tepi Laut Mediterania, tempat para elit Romawi bersantai dan menikmati pemandangan indah sambil menyantap hidangan lezat dan meneguk anggur berkualitas.
BACA JUGA - Arkeolog Temukan Kulkas Era Romawi, Isinya Mengejutkan
Vila ini dulunya memiliki paviliun yang indah, namun seiring waktu, ditelan oleh ombak dan terkubur di dasar laut. Kini, berabad-abad kemudian, reruntuhan paviliun tersebut telah ditemukan kembali, memberikan kita gambaran sekilas tentang gaya hidup mewah orang Romawi kuno.
Sisa-sisa paviliun yang terendam ini terletak di garis pantai Campo di Mare di Cerveteri, Italia, tidak jauh dari Roma. Struktur melingkar dengan diameter sekitar 50 meter ini terdiri dari dua dinding tebal yang berjarak sekitar 3 meter.
Di antara reruntuhan, terdapat pula beberapa lantai "opus spicatum" yang terawat dengan baik, yaitu pola pemasangan bata khas Romawi yang menyerupai tulang ikan.
Upaya restorasi baru-baru ini, yang melibatkan penyelam dan drone, dilakukan oleh Pengawas Arkeologi, Seni Rupa, dan Lansekap untuk provinsi Viterbo dan Etruria Selatan, bekerja sama dengan CSR Cultural Property Restoration, sebuah perusahaan swasta.
Menurut para pejabat, reruntuhan tersebut merupakan bagian dari paviliun "sangat elegan" yang terhubung dengan vila megah, kemungkinan besar milik keluarga bangsawan Romawi yang kaya.
BACA JUGA - Arkeolog Temukan Kulkas Era Romawi, Isinya Mengejutkan
Vila ini dulunya memiliki paviliun yang indah, namun seiring waktu, ditelan oleh ombak dan terkubur di dasar laut. Kini, berabad-abad kemudian, reruntuhan paviliun tersebut telah ditemukan kembali, memberikan kita gambaran sekilas tentang gaya hidup mewah orang Romawi kuno.
Sisa-sisa paviliun yang terendam ini terletak di garis pantai Campo di Mare di Cerveteri, Italia, tidak jauh dari Roma. Struktur melingkar dengan diameter sekitar 50 meter ini terdiri dari dua dinding tebal yang berjarak sekitar 3 meter.
Di antara reruntuhan, terdapat pula beberapa lantai "opus spicatum" yang terawat dengan baik, yaitu pola pemasangan bata khas Romawi yang menyerupai tulang ikan.
Upaya restorasi baru-baru ini, yang melibatkan penyelam dan drone, dilakukan oleh Pengawas Arkeologi, Seni Rupa, dan Lansekap untuk provinsi Viterbo dan Etruria Selatan, bekerja sama dengan CSR Cultural Property Restoration, sebuah perusahaan swasta.
Menurut para pejabat, reruntuhan tersebut merupakan bagian dari paviliun "sangat elegan" yang terhubung dengan vila megah, kemungkinan besar milik keluarga bangsawan Romawi yang kaya.
Lihat Juga :