Canggih, Satelit China Deteksi Target Berjarak Jutaan Kilometer 

Kamis, 06 Juni 2024 - 10:05 WIB
loading...
A A A
Satelit Jilin-1 lalu mengarahkan kameranya ke luar angkasa. Mekanismenya dimulai dengan mememotret PC1 setiap detik serta mengumpulkan data penting.

Misi tersebut mencakup 51 tugas dari 17-21 Januari 2022, masing-masing berdurasi 15 detik. Melalui gambar-gambar dari satelit, para ilmuwan mampu mengurangi kesalahan penentuan orbit asteroid menjadi hanya 33 kilometer. Tentu saja ini meningkatkan akurasi teleskop sebanyak dua kali lipat. Hal ini memungkinkan para astronom untuk memastikan bahwa PC1 1994 akan melewati Bumi dengan aman dan menghindari risiko tabrakan.

Misi yang berlangsung pada Januari 2022 tetap dirahasiakan, meski beberapa waktu lalu pemerintah China mengungkapkan kecanggihan satelit China. Kekhawatiran semakin meningkat setelah ekspose kemampuan perangkat luar angkasa China yang ditengarai bertujuan untuk kepentingan militer, sehingga mengganggu keseimbangan strategis di luar angkasa.

Baca Juga: Gunakan Foto Satelit, China Terbitkan Peta Baru Mencakup Perairan Kalimantan

Pimpinan proyek satelit Profesor Liu Jing dari National Astronomical Observatory of the Chinese Academy of Sciences memastikan bakal ada pengamatan lanjutan. “Eksperimen lanjutan akan dilakukan untuk mengamati asteroid dekat Bumi yang lebih redup menggunakan instrumen luar angkasa yang ada,” tulisnya dalam jurnal China Deep Space Exploration pada April lalu.

Konstelasi satelit Jilin-1 yang didukung lebih dari 100 satelit kini menjadi tulang punggung jaringan observasi Bumi China. Satelit-satelit tersebut dikenal dengan kemampuan pencitraan berkecepatan tinggi dan beresolusi tinggi, menangkap detail rumit seperti jet tempur F-22 Amerika dalam penerbangan dan peluncuran rudal.

Namun melacak asteroid yang jaraknya jutaan kilometer memerlukan penyesuaian inovatif, termasuk mengubah parameter paparan sensor optik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sebuah Asteroid Menabrak...
Sebuah Asteroid Menabrak Bulan pada 2032, Dampaknya Akan Mencapai Bumi
Ilmuwan Temukan Kehidupan...
Ilmuwan Temukan Kehidupan dalam Sampel Asteroid Bennu
Karena Alasan Ini, Batu...
Karena Alasan Ini, Batu dari Mars di Afrika Diselidiki
Asteroid 2024 YR4 Diklaim...
Asteroid 2024 YR4 Diklaim Akan Menabrak Bulan
NASA Umumkan Baru Saja...
NASA Umumkan Baru Saja Selamatkan Bumi dari Kehancuran
NASA Kurangi Risiko...
NASA Kurangi Risiko Ancaman Asteroid Berbahaya Menjadi 0,28 Persen
Mengenal Prof Premana,...
Mengenal Prof Premana, Dosen Astronomi ITB yang Namanya Abadi di Langit
Kenapa China Disebut...
Kenapa China Disebut Zhonguo?
Bukti Risiko Bumi Dihantam...
Bukti Risiko Bumi Dihantam Asteroid Semakin Meningkat
Rekomendasi
Silmy Karim Cs Ditahan...
Silmy Karim Cs Ditahan KPK, DPR Bakal Minta Penjelasan Kemenimipas
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
Kemendikdasmen Dukung...
Kemendikdasmen Dukung SE KPK untuk Cegah Korupsi dan Gratifikasi di SPMB 2026
Berita Terkini
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
Infografis
Weizmann Institute,...
Weizmann Institute, Lab Senjata Canggih Israel Hancur Dirudal Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved