Bumi Terus Menghangat: 4,5 Tahun Lagi Bisa Masuk Titik Kritis dan Mematikan

Rabu, 05 Juni 2024 - 10:16 WIB
loading...
Bumi Terus Menghangat:...
Bumi akan masuk ke masa kritis dalam 4,5 tahun jika terus-menerus memanas. Foto: AP
A A A
JAKARTA - Tingkat pemanasan Bumi mencapai titik tertinggi sepanjang masa selama 2023. Dan 92% penyebabnya adalah manusia. Studi terbaru itu dilakukan oleh kelompok yang terdiri dari 57 ilmuwan dari seluruh dunia menggunakan metode yang disetujui PBB. Mereka meneliti penyebab di balik ledakan panas mematikan tahun lalu.

Ilmuwan menyebut, bumi memang terus menghangat. Tapi, mereka tidak melihat ada bukti percepatan signifikan dalam perubahan iklim yang disebabkan oleh manusia selain peningkatan pembakaran bahan bakar fosil.

Rekor peningkatan suhu bumi tahun lalu memang luar biasa. Membuat ilmuwan berdebat apa yang menyebabkan lonjakan besar tersebut. Apakah perubahan iklim semakin cepat atau ada faktor lain?

Penulis utama studi Piers Forster, ilmuwan iklim Universitas Leeds, menyebut suhu meningkat dan memburuk persis seperti yang diprediksi.

“Ini disebabkan oleh penumpukan karbon dioksida dari peningkatan penggunaan bahan bakar fosil,” kata dia dan rekan penulisnya.

Tahun lalu, tingkat pemanasan bumi mencapai 0,26 derajat Celcius per dekade - naik dari 0,25 derajat Celcius tahun sebelumnya.
Memang bedanya tidak signifikan. Tapi, peningkatannya disebut tertinggi yang pernah ada, kata Forster.

Tim penulis - yang dibentuk untuk memberikan pembaruan ilmiah tahunan di antara penilaian ilmiah utama PBB setiap tujuh hingga delapan tahun - menetapkan tahun lalu 1,43 derajat Celcius lebih hangat daripada rata-rata tahun 1850 hingga 1900 yang 1,31 derajat.

8% lainnya dari pemanasan ini sebagian besar disebabkan oleh El Nino, pemanasan alami dan sementara di Pasifik tengah yang mengubah cuaca di seluruh dunia dan juga pemanasan yang tidak biasa di sepanjang Atlantik.

Dalam 10 tahun terakhir, bumi telah menghangat sekitar 1,19 derajat Celcius sejak zaman pra-industri, menurut laporan dalam jurnal Earth System Science Data.

Laporan itu juga mengatakan bahwa karena bumi terus menggunakan batu bara, minyak, dan gas alam, bumi kemungkinan akan mencapai titik kritis dalam 4,5 tahun di mana tidak bisa lagi menghindari melewati ambang batas yang diterima secara internasional untuk pemanasan: 1,5 derajat Celcius.

Itu sesuai studi sebelumnya yang memproyeksikan bumi akan terjebak setidaknya 1,5 derajat pada awal 2029 jika lintasan emisi tidak berubah.

“Memang ini bukan akhir dari dunia atau manusia jika suhu melampaui batas 1,5 derajat. Tapi, dampaknya sangat buruk,” kata para ilmuwan.

Baca Juga: Perangi Perubahan Iklim, Net Zero Emission Terus Dipacu

Studi PBB sebelumnya menunjukkan perubahan besar pada ekosistem Bumi lebih mungkin terjadi antara pemanasan 1,5 dan 2 derajat Celcius, termasuk hilangnya terumbu karang planet, es laut Arktik, spesies tumbuhan dan hewan - bersama dengan peristiwa cuaca ekstrem yang lebih buruk yang membunuh manusia.

"Jika mencapai titik kritis global, akan jadi skenario terburuk," kata Seneviratne. "Tapi apa yang terjadi sudah sangat buruk dan sudah memiliki dampak besar sekarang. Kita berada ditengahkrisis."
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
WMO: Kawasan Arab Menghangat...
WMO: Kawasan Arab Menghangat Dua Kali Lebih Cepat dari Rata-Rata Global
Hewan Semakin Menderita...
Hewan Semakin Menderita seperti Manusia Akibat Degradasi Lingkungan
Temuan OECD: Sampah...
Temuan OECD: Sampah Plastik Asia Meningkat 70% pada Tahun 2050
Gelombang Panas Ekstrem...
Gelombang Panas Ekstrem Picu Darurat Iklim Global
Pendidikan Iklim Sejak...
Pendidikan Iklim Sejak Dini: Italia Wajibkan, Indonesia Baru Punya Oase di Semarang
Panas Ekstrem di Indonesia...
Panas Ekstrem di Indonesia Bakal Berlangsung Lebih Lama
Piala Dunia 2026 dan...
Piala Dunia 2026 dan Bayang-bayang Jet Pribadi Infantino
Ketika Bumi Berhenti...
Ketika Bumi Berhenti Bersabar
Pakar ITB Soroti Tantangan...
Pakar ITB Soroti Tantangan Sistem Kelistrikan dalam Menghadapi Perubahan Iklim
Rekomendasi
Prabowo Pakai Peci Karanji...
Prabowo Pakai Peci Karanji Hadiri Pekan Petani dan Nelayan di Gorontalo
MSCI Tahan Status Emerging...
MSCI Tahan Status Emerging Market Indonesia, OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus
Badan Gizi Nasional...
Badan Gizi Nasional dan Reduksi Orkestrasi Pemenuhan Gizi
Berita Terkini
Tanda-tanda Ponsel Anda...
Tanda-tanda Ponsel Anda sedang Diawasi yang Perlu Diketahui
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Gandeng PT Samafitro,...
Gandeng PT Samafitro, Hytera Perkuat Jaringan Komunikasi Profesional di Indonesia
Pergeseran domino dari...
Pergeseran domino dari Game HP Jadi Turnamen Pro Berhadiah Ratusan Juta
Aliansi Intelijen Keluarkan...
Aliansi Intelijen Keluarkan Peringatan Mendesak tentang Risiko yang Ditimbulkan AI
Review ASUS ExpertBook...
Review ASUS ExpertBook P3 P3405 dari Sisi Performa dan Desain
Infografis
Profil 10 Pahlawan Nasional...
Profil 10 Pahlawan Nasional Tahun 2025 dan Jasanya bagi Negara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved