Bagaimana Pelaut Bisa Berlayar dari Amerika ke India dalam Garis Lurus

Selasa, 04 Juni 2024 - 08:00 WIB
loading...
A A A
Peta yang mungkin paling familiar bagi Anda adalah peta yang didasarkan pada proyeksi Mercator, yang diterbitkan oleh kartografer Gerardus Mercator pada tahun 1569.

Proyeksi ini menggunakan bentuk silinder, di mana bola dunia ditempatkan di dalam silinder dan kemudian setiap titik di bumi dipetakan ke titik yang sesuai pada silinder.

Meridian (garis vertikal imajiner yang melintasi bumi dari kutub utara ke kutub selatan) dipetakan ke dalam garis vertikal dengan jarak yang sama pada peta, dan garis lintang (garis horizontal imajiner dari timur ke barat) dipetakan ke dalam garis horizontal dengan jarak yang sama.

Proyeksi Mercator memiliki beberapa keuntungan, seperti membuat navigasi laut lebih mudah karena garis lintang dan bujur membentuk sudut siku-siku. Namun, proyeksi ini juga memiliki beberapa kelemahan yang signifikan.

Salah satu kelemahan utama adalah proyeksi ini mendistorsi bentuk dan ukuran benua, terutama di dekat kutub. Greenland, misalnya, tampak jauh lebih besar di peta Mercator daripada kenyataannya.

Jadi, mengapa perjalanan India-Amerika tampak begitu aneh pada proyeksi Mercator? Hal ini karena kedua negara tersebut terletak di lintang yang sangat berbeda. India terletak di dekat khatulistiwa, sedangkan Amerika Utara terletak lebih jauh ke utara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
Spesies Hewan Abadi...
Spesies Hewan Abadi Ditemukan di Dasar Laut
Google Berniat Lepaskan...
Google Berniat Lepaskan 32 Juta Nyamuk Jantan Steril di AS
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Rekomendasi
Nonton Gratis hingga...
Nonton Gratis hingga VIP, Ini Beragam Cara Menikmati Microdrama di V+Short
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Dari Iran ke Indonesia,...
Dari Iran ke Indonesia, Pesepeda Arezoo Tampil Memukau Lewat Sentuhan Ade Fitri Kirana
Berita Terkini
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
Hadirkan Panggung Hiburan...
Hadirkan Panggung Hiburan dan Aksi Sosial, Truk SnackVideo 2026 Keliling Berbagai Daerah
BRIN Teliti Rafflesia...
BRIN Teliti Rafflesia Anambas yang Viral, Bunga Langka Jenis Baru?
RTX 5070Ti, OLED, dan...
RTX 5070Ti, OLED, dan Bola Sepak: Laptop Piala Dunia Buatan Lenovo Ini Harganya Rp62 Juta
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved