Kena PHP Elon Musk, Miliarder Jepang Ini Batalkan Rencana ke Bulan dengan Roket SpaceX
Senin, 03 Juni 2024 - 07:52 WIB
loading...
A
A
A
SpaceX dan dearMoon membuat rencana untuk terbang pada akhir tahun 2023.
"Sayangnya, peluncuran pada 2023 menjadi tidak layak, dan tanpa kepastian jadwal yang jelas dalam waktu dekat, dengan berat hati Yusaku membuat keputusan yang tidak dapat dihindari untuk membatalkan proyek tersebut," bunyi pernyataan itu.
Yusaku menggemakan pernyataan itu dengan sebuah postingan X. Ia menulis, "saya tidak dapat merencanakan masa depan saya dalam situasi ini, dan saya merasa tidak enak membuat anggota kru menunggu lebih lama. Karenanya keputusan untuk membatalkan saat ini sebenarnya sangat sulit."
"Saya meminta maaf kepada mereka yang bersemangat untuk proyek ini terjadi," tambahnya.
Yusaku mengumumkan delapan orang yang akan terbang dengan kendaraan luar angkasa tersebut dalam video YouTube pada Desember 2022.
"Sayangnya, peluncuran pada 2023 menjadi tidak layak, dan tanpa kepastian jadwal yang jelas dalam waktu dekat, dengan berat hati Yusaku membuat keputusan yang tidak dapat dihindari untuk membatalkan proyek tersebut," bunyi pernyataan itu.
Yusaku menggemakan pernyataan itu dengan sebuah postingan X. Ia menulis, "saya tidak dapat merencanakan masa depan saya dalam situasi ini, dan saya merasa tidak enak membuat anggota kru menunggu lebih lama. Karenanya keputusan untuk membatalkan saat ini sebenarnya sangat sulit."
"Saya meminta maaf kepada mereka yang bersemangat untuk proyek ini terjadi," tambahnya.
Sudah Pernah ke Luar Angkasa dengan Soyuz
Seorang perwakilan dearMoon mengkonfirmasi pembatalan tersebut dalam sebuah pernyataan kepada Business Insider. Perwakilan untuk SpaceX tidak menanggapi permintaan komentar dari Business Insider.Yusaku mengumumkan delapan orang yang akan terbang dengan kendaraan luar angkasa tersebut dalam video YouTube pada Desember 2022.
Lihat Juga :