Eksperimen Tak Kasat Mata demi Mencari Jejak Kuantum Gravitasi
Jum'at, 31 Mei 2024 - 23:26 WIB
loading...
Mencari Jejak Kuantum Gravitasi. FOTO/ DAILY
A
A
A
BERLIN - Para ilmuwan dari Belanda dan Jerman telah merancang sebuah eksperimen yang ambisius untuk menjawab pertanyaan mendasar: Apakah gravitasi memiliki sifat kuantum ?
BACA JUGA - 3 Negara Penghasil Karbon Dioksida Terbanyak di Planet Bumi
Selama ini, gravitasi, gaya yang tak kasat mata yang mengatur pergerakan benda-benda di alam semesta, dipahami sebagai gaya klasik yang mengikuti aturan geometris yang dijelaskan oleh Teori Relativitas Umum Einstein.
Seperti dilansir dari Science Alert, di sisi lain, tiga gaya fundamental lainnya (elektromagnetisme, gaya nuklir kuat, dan gaya nuklir lemah) telah berhasil dijelaskan dengan kerangka kerja mekanika kuantum.
Percobaan baru ini bertujuan untuk menjembatani kesenjangan tersebut dengan mencari bukti efek kuantum pada gravitasi.
Salah satu tantangan utama dalam menguji gravitasi kuantum adalah kelemahannya yang luar biasa. Dibandingkan dengan gaya fundamental lainnya, gravitasi jauh lebih lemah. Hal ini membuat efek kuantumnya sangat sulit untuk diamati, bahkan dalam eksperimen yang paling canggih sekalipun.
Eksperimen yang diusulkan oleh para ilmuwan ini menggunakan teknik interferometri atom yang sangat presisi. Interferometri atom melibatkan manipulasi gelombang materi atom, yang berperilaku seperti gelombang dan partikel.
BACA JUGA - 3 Negara Penghasil Karbon Dioksida Terbanyak di Planet Bumi
Selama ini, gravitasi, gaya yang tak kasat mata yang mengatur pergerakan benda-benda di alam semesta, dipahami sebagai gaya klasik yang mengikuti aturan geometris yang dijelaskan oleh Teori Relativitas Umum Einstein.
Seperti dilansir dari Science Alert, di sisi lain, tiga gaya fundamental lainnya (elektromagnetisme, gaya nuklir kuat, dan gaya nuklir lemah) telah berhasil dijelaskan dengan kerangka kerja mekanika kuantum.
Percobaan baru ini bertujuan untuk menjembatani kesenjangan tersebut dengan mencari bukti efek kuantum pada gravitasi.
Salah satu tantangan utama dalam menguji gravitasi kuantum adalah kelemahannya yang luar biasa. Dibandingkan dengan gaya fundamental lainnya, gravitasi jauh lebih lemah. Hal ini membuat efek kuantumnya sangat sulit untuk diamati, bahkan dalam eksperimen yang paling canggih sekalipun.
Eksperimen yang diusulkan oleh para ilmuwan ini menggunakan teknik interferometri atom yang sangat presisi. Interferometri atom melibatkan manipulasi gelombang materi atom, yang berperilaku seperti gelombang dan partikel.
Lihat Juga :